Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ribuan Orang Unjuk Rasa di Ibu Kota Yaman: Protes Bencana Kelaparan di Gaza

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Warga meneriakkan slogan-slogan dalam aksi unjuk rasa yang digelar di pelabuhan bahan bakar Yaman Ras Isa untuk memprotes serangan udara Amerika Serikat (AS), sekaligus sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina, di Sanaa, Yaman, pada 18 April 2025. (Foto: Xinhua/Mohammed Mohammed)

Nusantaraterkini.co, SANAA - Puluhan ribu warga Yaman berkumpul untuk demonstrasi massal di Sanaa, ibu kota Yaman, pada Jumat (25/7/2025) guna memprotes apa yang mereka sebut sebagai kelaparan massal "yang sengaja dibuat" di Jalur Gaza yang terisolasi oleh blokade Israel.

Para pengunjuk rasa mengangkat spanduk bertuliskan, "Hentikan kelaparan di Gaza," "Hentikan perang di Gaza," dan "Blokade Israel di Gaza harus segera dicabut."

Israel selama berbulan-bulan telah membatasi aliran masuk bantuan kemanusiaan ke Gaza, hingga menyebabkan kelaparan massal yang menewaskan sedikitnya 122 warga Palestina sejauh ini.

Di antara mereka, sebagian besar adalah anak-anak, menurut otoritas kesehatan Gaza.

Baca Juga: 67 Anak di Gaza Mati Kelaparan Akibat Israel Blokade Bantuan

Baca Juga: Hikmahanto Juwana: Dunia tak Siap Hadapi Letupan Konflik, Indonesia Bisa Ambil Peran Damai

Di Sanaa, para demonstran mengangkat foto-foto ibu dan anak-anak Gaza yang menderita malanutrisi akut, yang kemudian viral di media arus utama.

Para pengunjuk rasa dengan pakaian pengantin juga turut hadir dalam protes tersebut. Mereka mengatakan kepada Xinhua bahwa meskipun mereka sedang bersukacita di hari pernikahan mereka, mereka tetap bergabung dalam demonstrasi itu untuk mengungkapkan kemarahan mereka atas tragedi kemanusiaan dan "kelaparan yang disengaja" dan dialami oleh rakyat Palestina di Gaza.

Baca Juga: Kisah Nelayan Gaza, Berjuang untuk Bertahan Hidup di Tengah Kelaparan dan Blokade Israel

Israel dan Hamas telah mengadakan negosiasi tidak langsung selama berminggu-minggu di Qatar, tetapi belum ada kemajuan yang diumumkan sejauh ini.

Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah utara Yaman, telah meluncurkan rudal balistik dan drone ke Israel sejak November 2023 untuk menunjukkan solidaritas dengan rakyat Palestina yang terkepung dan untuk menekan Israel agar mengakhiri perang serta blokade terhadap Gaza.

(fer/nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua