Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Prediksi Internal Timnas AMIN Mulai Alami Kemunduran usai Kemenangan Prabowo-Gibran

Editor :  Annisa
Reporter :  Shakira
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Calon Presiden dan calon Wakil Presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (kiri) bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kanan) di acara deklarasi bakal capres-cawapres dalam Pilpres 2024 di Hotel Majapahit, Surabaya, Sabtu 2 September 2023. (Foto: Tribunsolo.com)

Nusantaraterkini.co - Kemenangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024 menuai banyak ucapan selamat dari berbagai pihak. Tak terkecuali Ketum NasDem Surya Paloh. Lantas bagaimana kondisi di internal Timnas Anies Baswedan-Cak Imin?

Melansir detikcom, sebelumnya, PKS selaku partai koalisi Anies-Cak Imin tak terlihat hadir dalam acara buka bersama yang digelar Jusuf Kalla (JK) bersama Anies-Cak Imin. Disebut, acara tersebut pun jua turut dihadiri oleh Surya Paloh.

Untuk menjawab berbagai persepsi, PKS akhirnya menjelaskan alasan ketidakhadirannya. PKS menyebut di hari yang sama, para petinggi partainya ternyata tengah mengadakan rapat di DPP PKS.

Baca Juga : Formappi Kritik Keras Penunjukan Ahmad Sahroni: DPR Dinilai Abaikan Sanksi Etik MKD

Selain itu, usai KPU mengumumkan hasil Pilpres 2024 yang menyatakan kemenangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, Surya Paloh langsung mengucapkan selamat kepada Prabowo.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai satu persatu Timnas AMIN mulai mundur teratur. Menurutnya, NasDem dan PKS sendiri mulai melunak melihat hasil KPU.

"Tim AMIN satu persatu sepertinya mulai terlihat mundur teratur. NasDem dan PKS terlihat mulai melunak terutama melihat respon kedua partai ini atas hasil keputusan KPU," ujar Adi saat dihubungi, dikutip detikcom, Kamis (21/3/2024).

Baca Juga : Istri Laporkan Anggota DPR RI ke MKD, Dugaan KDRT hingga Pelanggaran Kode Etik Mengemuka

Bahkan, keagresifan NasDem dan PKS bicara soal gugatan hasil Pemilu ke MK dan hak angket pun mulai memudar. Menurutnya, saat ini yang terlihat 'ngotot' justru Anies dan Cak Imin.

"NasDem dan PKS terlihat tak seagresif sebelumnya bicara soal gugatan sengketa hasil pemilu ke MK dan soal hak angket. Bahkan PKS dan Nasdem menerima hasil pemilu, yang ngotot hanya Anies dan Cak Imin saja," tuturnya.

Tidak hanya itu, Adi menilai Anies dan Cak Imin berpotensi ditinggal partai pendukungnya terkait urusan gugatan ke MK. Ia mengatakan sikap NasDem dan PKS menunjukkan bahwa mereka menganggap pilpres telah selesai dan tidak perlu diperpanjang.

Baca Juga : Surya Paloh: Tak Usah Pikirkan NasDem Harus Dapat Kursi Menteri di Pemerintahan Prabowo Subianto

"Karenanya Anies dan Cak Imin potensial ditinggal dalam soal gugatan ke MK dan urusan angket. Apalagi ada insiden penurunan bendara NasDem oleh relawan di markas pemenangan AMIN yang sepertinya akan membuat suasa tim internal AMIN makin kondusif," ujarnya.

"Kalau mau disederhanakan, PKS dan NasDem sepertinya menganggap pilpres sudah selesai, game over dan Wassalam tak ada lagi yang perlu diperpanjang," sambungnya.

(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: detikcom

Baca Juga : Prabowo Subianto Ajak Rakyat Bersatu dan Hargai Kepemimpinan Jokowi