Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Prabowo Diminta Tak Hanya Fokus ke Kelompok Miskin, Kelas Menengah Juga Perlu Perhatian

Presiden Prabowo minta bunga kredit rakyat kecil diturunkan. Pengamat ingatkan perlunya program bagi kelas menengah

Pakar komunikasi politik Hendri Satrio. (Foto: dok istimewa)
Pakar komunikasi politik Hendri Satrio. (Foto: dok istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Pakar komunikasi politik Hendri Satrio menilai pernyataan Presiden terkait rencana penurunan bagi masyarakat miskin merupakan langkah positif, namun bukan kebijakan yang mengejutkan.

Menurut pria yang akrab disapa Hensa itu, perhatian Prabowo terhadap kelompok masyarakat bawah memang sudah terlihat sejak lama.

“Turunkan bunga untuk orang miskin itu keren, tapi bukan hal baru. Perhatian Prabowo ke kelas miskin itu memang dari dulu begitu,” katanya, Kamis (21/5/2026).

Hensa justru menilai saat ini publik tengah menunggu keberpihakan pemerintah terhadap kelompok yang dinilai belum banyak tersentuh program kebijakan negara.

Ia mendorong pemerintah segera menghadirkan program konkret yang menyasar kelompok tersebut.

“Justru saat ini yang ditunggu adalah apa program pemerintah untuk , karena kelas menengah ini tidak ada program pemerintah yang menyasar ke sana,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam pidatonya pada Sidang Paripurna Rancangan , Prabowo meminta bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara () lebih berpihak kepada dalam penyaluran kredit.

Prabowo menyoroti praktik yang dinilainya lebih banyak menguntungkan pengusaha besar, sementara masyarakat kecil justru dibebani bunga kredit lebih tinggi.

“Saya minta bank-bank , cobalah menjadi bank patriotik. Jangan dia lagi dia lagi yang dikasih kredit, yang sudah kaya. Orang miskin disuruh bayar bunga lebih tinggi daripada pengusaha besar. Ini saya kira sudah di luar akal sehat,” ujar Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga meminta bank-bank pemerintah segera mengubah skema penyaluran kredit dan menurunkan bunga pinjaman bagi masyarakat miskin.

Menurutnya, pengusaha besar memiliki akses pembiayaan yang lebih luas, sehingga fasilitas kredit murah seharusnya diprioritaskan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Saya perintahkan bank-bank pemerintah merubah, turunkan bunga untuk orang miskin. Yang besar-besar, dia bisa dapat financing dari mana-mana, kan harusnya begitu,” tegasnya.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait