Polres Pelabuhan Belawan Kejar Pelaku Pencurian yang Menyeret Siswi SD
Polres Pelabuhan Belawan memburu pelaku pencurian dengan kekerasan yang menyeret siswi SD di Medan Belawan hingga korban terluka.
Nusantaraterkini.co, MEDAN — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Belawan memburu pelaku pencurian dengan kekerasan yang menyeret seorang siswi sekolah dasar (SD) di kawasan Medan Belawan. Polisi menyebut identitas terduga pelaku telah dikantongi.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Iptu Agus Purnomo, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait peristiwa tersebut dan saat ini fokus melakukan pengejaran.
“Kami sudah menerima laporan. Identitas pelaku pencurian dengan kekerasan terhadap anak tersebut sudah diketahui, berinisial I. Saat ini tim masih melakukan pengejaran,” ujar Agus Purnomo, Selasa (13/1/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat agar turut membantu dengan memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan pelaku.
“Kami mohon dukungan dan doa dari masyarakat agar pelaku segera berhasil diamankan,” tambahnya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa pencurian disertai kekerasan itu dialami Jovita Vianitan (9), siswi SD yang tinggal di Gang Prabot, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Belawan, pada Sabtu (10/1/2026) siang.
Kejadian bermula sekitar pukul 11.30 WIB, saat korban berada seorang diri di rumah. Korban sempat mengira suara pintu dibuka adalah ayahnya yang baru pulang bekerja.
Namun, ketika melihat ke ruang tamu, korban mendapati seorang pria bertubuh besar yang tidak dikenalnya telah masuk ke dalam rumah.
Pelaku kemudian merampas dompet berisi uang Rp100 ribu serta telepon genggam milik korban, lalu berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Korban yang panik spontan mengejar pelaku dan berpegangan pada besi motor dengan maksud menghentikannya. Namun pelaku justru tancap gas hingga korban terseret di atas aspal.
“Pelaku sempat menoleh ke belakang lalu langsung memacu motornya. Anak saya terseret sekitar 20 meter,” ujar Darfan, ayah korban, Selasa (13/1/2026).
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet di bagian kaki akibat terseret aspal.
Setelah menyeret korban, pelaku sempat berhenti dan mengembalikan ponsel milik korban. Namun tas berisi uang tunai Rp100 ribu tetap dibawa kabur.
“Kejadian ini sudah kami sampaikan ke lingkungan setempat. Untuk laporan polisi akan kami buat setelah melihat kondisi anak, jika diperlukan,” kata Darfan.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KESEHATANWaspada Influenza A, RSU Haji Medan Pastikan Belum Ada Pasien Dirawat
Rozie Winata·8 menit yang lalu -
POLITIKFormappi: Perdebatan Parliamentary Threshold Jangan Hanya Jadi Ajang Rebutan Kursi
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
PERISTIWAAceh Jaya Digoyang Gempa M4.3, Getaran Dirasakan hingga Banda Aceh
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALOmbudsman Dihalangi saat Sidak Lapas Cibinong, DPR Ingatkan Ancaman Pidana Penjara dan Denda Rp1 Miliar
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELPemkab OKI Maksimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Penanganan Karhutla Berbasis Data
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIIHSG Fluktuatif di Awal Sesi, Simak Sentimen dan Saham Pilihan Hari Ini
hendra·2 jam yang lalu -
SUMSELPastikan Kesiapan Operasional Koperasi, Banyuasin Perkuat Verifikasi dan Validasi KDKMP
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKKomite IV DPD Rampungkan Uji 23 Calon Anggota BPK, 10 Nama Bakal Direkomendasikan ke DPR
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKUcapan "Bacot Kamu" di Rapat DPR, Fernando Emas Desak MKD Periksa Willy Aditya
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
KRIMINALMantan Wali Kota Sibolga Jamaludin Pohan Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pasar Ikan Modern
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan