Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Polres Pelabuhan Belawan Kejar Pelaku Pencurian yang Menyeret Siswi SD

Editor:  hendra
Reporter: Muhammad Alfi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Iptu Agus Purnomo. (Foto : Istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDAN — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Belawan memburu pelaku pencurian dengan kekerasan yang menyeret seorang siswi sekolah dasar (SD) di kawasan Medan Belawan. Polisi menyebut identitas terduga pelaku telah dikantongi.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Iptu Agus Purnomo, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait peristiwa tersebut dan saat ini fokus melakukan pengejaran.

“Kami sudah menerima laporan. Identitas pelaku pencurian dengan kekerasan terhadap anak tersebut sudah diketahui, berinisial I. Saat ini tim masih melakukan pengejaran,” ujar Agus Purnomo, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga : Polda Sumut Segera Periksa Oknum Polres Belawan Diduga Minta Uang ke Tersangka Narkoba

Ia juga mengimbau masyarakat agar turut membantu dengan memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan pelaku.

“Kami mohon dukungan dan doa dari masyarakat agar pelaku segera berhasil diamankan,” tambahnya.

Kronologi Kejadian

Baca Juga : Oknum Personel Satresnarkoba Polres Pelabuhan Belawan Diduga Minta Uang ke Tersangka Narkoba, FPMS Angkat Bicara

Peristiwa pencurian disertai kekerasan itu dialami Jovita Vianitan (9), siswi SD yang tinggal di Gang Prabot, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Belawan, pada Sabtu (10/1/2026) siang.

Kejadian bermula sekitar pukul 11.30 WIB, saat korban berada seorang diri di rumah. Korban sempat mengira suara pintu dibuka adalah ayahnya yang baru pulang bekerja.

Namun, ketika melihat ke ruang tamu, korban mendapati seorang pria bertubuh besar yang tidak dikenalnya telah masuk ke dalam rumah.

Pelaku kemudian merampas dompet berisi uang Rp100 ribu serta telepon genggam milik korban, lalu berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Korban yang panik spontan mengejar pelaku dan berpegangan pada besi motor dengan maksud menghentikannya. Namun pelaku justru tancap gas hingga korban terseret di atas aspal.

“Pelaku sempat menoleh ke belakang lalu langsung memacu motornya. Anak saya terseret sekitar 20 meter,” ujar Darfan, ayah korban, Selasa (13/1/2026).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet di bagian kaki akibat terseret aspal.

Setelah menyeret korban, pelaku sempat berhenti dan mengembalikan ponsel milik korban. Namun tas berisi uang tunai Rp100 ribu tetap dibawa kabur.

“Kejadian ini sudah kami sampaikan ke lingkungan setempat. Untuk laporan polisi akan kami buat setelah melihat kondisi anak, jika diperlukan,” kata Darfan.

(Dra/nusantaraterkini.co).