Polda Sumsel Gelar Entry Meeting Pemeriksaan Kinerja Bersama BPK RI
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Entry Meeting Pemeriksaan Kinerja dan Kepatuhan Semester II Tahun 2026 bersama Badan
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Entry Meeting Pemeriksaan Kinerja dan Kepatuhan Semester II Tahun 2026 bersama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) di Palembang pada, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho ini bertujuan memperkuat transparansi serta akuntabilitas tata kelola anggaran dan operasional organisasi di lingkup kepolisian daerah tersebut.
Agenda pemeriksaan kinerja kali ini berfokus pada dua aspek utama, yaitu kepatuhan sistem informasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada administrasi dan penegakan hukum lalu lintas.
Irjen Pol Sandi Nugroho menyampaikan jika setiap rupiah anggaran negara merupakan amanah publik yang wajib dikelola secara transparan, efektif, dan bertanggung jawab.
“Pemeriksaan ini menjadi instrumen yang sangat vital untuk mendiagnosis kesehatan organisasi agar tata kelola benar-benar berjalan dengan tepat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Irjen Pol Sandi.
Pada aspek lalu lintas, Polda Sumsel mendorong penguatan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) melalui perluasan perangkat, serta integrasi data guna meminimalkan interaksi langsung petugas dengan masyarakat.
Sementara pada sistem Kamtibmas, integrasi difokuskan pada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Pamapta, dan layanan 110 guna mempercepat response time personel di lapangan.
Kapolda menginstruksikan seluruh Kepala Satuan Kerja dan Satuan Wilayah untuk bersikap kooperatif dengan membuka seluruh data secara transparan tanpa ada yang ditutupi.
“Siapkan seluruh dokumen secara lengkap, akurat, dan tepat waktu. Jangan ada data atau informasi yang ditutupi,” tegasnya.
Guna memastikan jalannya pemeriksaan berjalan tertib tanpa mengganggu pelayanan rutin masyarakat, Kapolda meminta Irwasda Polda Sumsel melakukan pendampingan melekat selama proses evaluasi berlangsung.
“Apabila ditemukan kelemahan, sampaikan kondisi yang sebenarnya sehingga dapat menjadi bahan pembenahan bagi kita,” imbuhnya.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan jika kehadiran BPK RI merupakan bagian dari evaluasi sistematis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah Sumatera Selatan.
"Evaluasi dan rekomendasi BPK RI menjadi masukan penting untuk memperkuat akuntabilitas, menyempurnakan tata kelola, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat," pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
TRAVELPemprov Sumut Ajukan Megalitik Nias Selatan Jadi Warisan Dunia
Herman Saleh Harahap·10 menit yang lalu -
NEWSAnggota DPR Siap Fasilitasi Hak Pekerja Korban Kecelakaan Kerja PT Daehyun
Herman Saleh Harahap·23 menit yang lalu -
NASIONALMenhan Sjafrie Kumpulkan Pejabat Kemhan Bahas Potensi Ancaman Strategis
Herman Saleh Harahap·37 menit yang lalu -
SUMSELKapolda Sumsel Gelar Subuh Keliling dan Bagikan 300 Sembako di Gandus
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
E-SportKalahkan TLID 3-2, NAVI Melaju Grand Final MPL ID Season 18
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PENDIDIKANWamenaker Dorong Sinergi Kampus dan Industri Atasi Kesenjangan Keterampilan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWS25,16 Juta Warga Bakal Dapat Rekening Gratis Saldo Rp50 Ribu, Ini Syarat dan Jadwalnya
hendra·9 jam yang lalu -
-
-
HUKUM DAN KRIMINALKencan Pertama Berujung Apes, Mahasiswa di Tangerang Kehilangan Motor Usai Kenalan Wanita di Instagram
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan