Polda Sumsel Gandeng Pakar IPB Prof Basuki Wasis Usut Karhutla Korporasi di Ogan Ilir
Polda Sumsel gandeng Prof Basuki Wasis IPB uji lab tanah karhutla korporasi di Ogan Ilir demi bukti ilmiah akurat
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menggandeng ahli kerusakan tanah dan lingkungan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Ir. Basuki Wasis untuk memperkuat penyidikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada areal Hak Guna Usaha (HGU) korporasi di Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (25/9/2026).
Pendampingan ilmiah serta proses pengambilan sampel di lapangan tersebut dilangsungkan di lokasi terdampak karhutla sejak pukul 11.00 WIB sebagai langkah konkret dalam pembuktian hukum berbasis data sahih (scientific crime investigation).
Di lokasi kejadian, tim penyidik Ditreskrimsus Polda Sumsel bersama ahli mengambil sejumlah sampel krusial, meliputi sampel tanah komposit dan tanah utuh pada dua titik area terbakar serta satu titik lokasi pembanding yang tidak terbakar.
Selain itu, petugas juga mengamankan sampel arang, melakukan pemetaan titik koordinat, dan mendokumentasikan setiap tahapan pengambilan sampel.
Seluruh sampel tersebut nantinya akan melalui uji laboratorium mendalam guna mengukur tingkat kerusakan tanah dan lingkungan akibat insiden kebakaran.
Hasil analisis laboratorium ini selanjutnya dipakai sebagai kelengkapan berkas penyidikan, pemeriksaan lanjutan bersama ahli, serta instrumen koordinasi dengan pihak Jaksa Penuntut Umum.
Direktur Reskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Doni Satrya Sembiring menyampaikan, pelibatan tenaga ahli independen ini merupakan komitmen institusi kepolisian dalam menegakkan hukum secara objektif, transparan, dan akuntabel terhadap korporasi.
“Kami menggandeng ahli independen untuk memastikan proses pembuktian berjalan objektif dan akuntabel. Ini adalah wujud komitmen kami mendukung program pemerintah dalam penanganan karhutla, khususnya penegakan hukum tegas terhadap korporasi yang lalai menjaga lahannya,” ujarnya dalam keterangan, Sabtu (26/9/2026).
Senada, ahli kerusakan tanah dan lingkungan dari IPB, Prof. Dr. Ir. Basuki Wasis menilai, pendekatan ilmiah melalui analisis laboratorium menjadi kunci utama untuk menghasilkan data akurat yang dapat dipertanggungjawabkan di muka hukum.
“Kajian ilmiah terhadap kerusakan tanah dan lingkungan menjadi instrumen penting untuk mendukung program Presiden dalam penanganan karhutla secara menyeluruh, sekaligus memastikan penegakan hukum berjalan berdasarkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” terangnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya memastikan seluruh rangkaian proses penyidikan kasus ini akan dikawal secara profesional demi menjaga kelestarian ekosistem dan lingkungan hidup di wilayah Sumatera Selatan.
“Kami berkomitmen mendukung penuh proses penegakan hukum yang didasarkan pada bukti ilmiah, sejalan dengan program pemerintah dalam menanggulangi karhutla demi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLADeretan Bintang Sepak Bola yang Tetap Merumput Meski Mengidap Diabetes
hendra·10 menit yang lalu -
NASIONALJokowi hingga SBY Kenang Jasa Guruh Soekarnoputra: Dedikasi Nyata untuk Seni dan Politik
Rozie Winata·13 menit yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel Gandeng Pakar IPB Prof Basuki Wasis Usut Karhutla Korporasi di Ogan Ilir
Rozie Winata·45 menit yang lalu -
-
INTERNASIONALTingkat Pengangguran Australia Naik ke Level Tertinggi sejak 2021
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALFirman Soebagyo Minta Pasar Rembang Tak Dibongkar Sebelum Ada Kepastian APBN
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KOMUNITASMahasiswa Sastra Indonesia Didorong Maksimalkan Ruang Kreativitas dan Kolaborasi
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SEPAKBOLALionel Scaloni Tunjuk Cristian Romero Menjadi Kapten Timnas Argentina Penerus Lionel Messi
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SUMUTMengenal Lokomotif Legendaris BB302, Saksi 56 Tahun Sejarah Kereta Api Sumut
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Antam Bangkit di Akhir Pekan: Naik Rp23 Ribu ke Rp2.613.000 Per Gram
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan