Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Mahasiswa Sastra Indonesia Didorong Maksimalkan Ruang Kreativitas dan Kolaborasi

Alumni Sastra Indonesia USU ajak mahasiswa manfaatkan ruang kreativitas dan kolaborasi lintas disiplin ilmu

Foto bersama peserta FGD Sastra Indonesia Universitas Sumatera Utara, Sabtu (26/9/2026). (Foto: Novia/Nusantaraterkini.co)
Foto bersama peserta FGD Sastra Indonesia Universitas Sumatera Utara, Sabtu (26/9/2026). (Foto: Novia/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN — Ruang ekspresi dan kolaborasi bagi mahasiswa menjadi pembahasan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Ruang Ornawa Student Center USU.

Diskusi tersebut mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga aktif mengembangkan kreativitas, berorganisasi dan menghasilkan karya, Sabtu (26/9/2026). 

Pembicara bernama Amin Azzaki, alumni Sastra Indonesia stambuk 2021 menjelaskan, adanya perbedaan pola pembelajaran antara jenjang sekolah menengah dan perguruan tinggi.

Mahasiswa dituntut memiliki kemampuan berpikir lebih kritis dan analitis serta mampu menyampaikan argumentasi yang didukung data dan sumber ilmiah.

Menurutnya, keberagaman latar belakang, jurusan dan angkatan di perguruan tinggi merupakan potensi yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi.

“Sangat disayangkan jika potensi kampus yang luas ini hanya digunakan untuk kuliah, mengerjakan tugas, dan mengejar nilai. Kampus harus menjadi tempat mempertemukan mahasiswa dari berbagai jurusan dan angkatan untuk saling berkolaborasi,” ujar Amin.

Diskusi tersebut juga mengidentifikasi empat jenis ruang yang dinilai penting bagi perkembangan mahasiswa, yakni ruang fisik, ruang sosial, ruang intelektual, dan ruang digital.

Ruang fisik mencakup fasilitas kampus yang dapat digunakan mahasiswa untuk berkegiatan. Ruang sosial berupa komunitas dan wadah interaksi antarmahasiswa.

Sementara ruang intelektual menjadi tempat bertukar gagasan dan melakukan diskusi kritis. Adapun ruang digital dapat dimanfaatkan untuk membangun jejaring sekaligus mempublikasikan karya mahasiswa.

Selain ruang kreativitas, peserta juga membahas pentingnya kepercayaan diri dalam menyampaikan gagasan serta tantangan birokrasi dan perizinan penggunaan fasilitas kampus.

Mahasiswa didorong membangun komunikasi yang baik dengan pihak fakultas maupun birokrasi kampus agar pemanfaatan fasilitas untuk dapat berjalan lebih mudah. 

(Cw2/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait