Kasus HIV di Sumut Tembus 2.334 Temuan, Kelompok LSL Dominasi Paling Tinggi
Dinkes Sumut catat 2.334 kasus HIV hingga Agustus 2026, kelompok LSL jadi penyumbang temuan tertinggi
Nusantaraterkini.co, MEDAN — Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat, kelompok Lelaki Suka Lelaki (LSL) menjadi kalangan dengan temuan HIV tertinggi di provinsi ini sebanyak 865 kasus sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Sumut, dr. Nora Nasution mengatakan, tingginya temuan pada kelompok LSL menunjukkan adanya perubahan pola yang perlu mendapat perhatian dalam upaya pengendalian HIV.
"Kalau dulu perubahannya adalah di WPS, (wanita pekerja seksual). Nah, sekarang sudah berubah, WPS-nya sudah rendah, sekarang di LSL," ujar Nora.
Meski temuan kasus cukup tinggi, Nora mengingatkan angka tersebut tidak serta-merta menunjukkan HIV sedang mengalami peningkatan.
Menurutnya, pemerintah memang memiliki target penemuan berdasarkan estimasi kasus yang harus ditemukan setiap tahun.
"Yang kita cari itu memang kasus sebanyak-banyaknya, jadi jangan dibilang meningkat," katanya.
Penemuan kasus sedini mungkin dinilai penting agar pasien segera mendapatkan pengobatan dan upaya pencegahan penularan dapat dilakukan. Target penemuan kasus tersebut merupakan bagian dari strategi pengendalian HIV hingga 2030.
Dari data Januari hingga Agustus 2026, selain LSL, temuan HIV juga berasal dari sejumlah kelompok. Pelanggan pekerja seks tercatat 255 kasus, pasangan orang dengan HIV 121 kasus, pasangan berisiko tinggi 73 kasus, wanita pekerja seksual 58 kasus dan ibu hamil 51 kasus.
Kemudian pasien tuberkulosis yang juga terinfeksi HIV mencapai 400 kasus. Temuan lainnya berasal dari populasi umum sebanyak 344 kasus, pasien dengan infeksi menular seksual 45 kasus, warga binaan pemasyarakatan 29 kasus, calon pengantin 24 kasus, waria 23 kasus, anak orang dengan HIV 22 kasus, pasien dengan hepatitis 18 kasus dan pengguna narkoba suntik enam kasus.
Jika seluruh kelompok tersebut dijumlahkan, Nora menyebut terdapat 2.334 temuan kasus.
Kota Medan dan Deliserdang menjadi wilayah dengan temuan cukup banyak. Namun, angka tersebut tidak seluruhnya menggambarkan asal domisili pasien. Sebagian pasien dari kabupaten/kota lain memilih berobat di Medan karena alasan privasi.
"Orang yang dari kabupaten/kota lain pun karena malu dia ketahuan dia berobat di daerahnya, dia pasti akan berobat ke sini, ke Medan," jelas Nora.
Menurutnya, stigma dan diskriminasi masih menjadi salah satu kendala dalam menemukan kasus HIV. Sebagian orang enggan memeriksakan diri atau terbuka mengenai faktor risiko ketika menjalani konseling.
"Kesadaran mereka untuk memeriksakan diri ini yang enggak ada. Masuk ke situ aja kita susah karena stigma itu," katanya.
Dinkes Sumut telah menyediakan layanan pemeriksaan dan pengobatan bagi orang dengan HIV di puskesmas maupun rumah sakit di kabupaten/kota. Pasien juga mendapatkan konseling mengenai pengobatan serta cara mencegah penularan.
Pengobatan antiretroviral (ARV) diberikan untuk menekan jumlah virus dan menjaga kualitas hidup pasien. Pemeriksaan viral load dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh virus HIV berhasil ditekan setelah pasien menjalani pengobatan.
Di sisi lain, kematian pada orang dengan HIV masih ditemukan. Nora mencatat 191 orang dengan HIV meninggal sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
"Terbanyak di Medan ada 74 orang yang meninggal. Disusul Deliserdang, 21 orang,"ujarnya.
Nora menegaskan penemuan kasus sejak dini menjadi bagian penting dalam pengendalian HIV. Semakin cepat seseorang mengetahui statusnya, semakin cepat pula pengobatan dan langkah pencegahan penularan dapat dilakukan.
(zie/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELHerman Deru Beberkan Strategi Program Sultan Muda Tekan Angka Pengangguran di Sumsel
hendra·7 menit yang lalu -
INTERNASIONALSurvei Ungkap 52 Persen Warga Filipina Merasa Tak Berdaya Hadapi Korupsi
Rozie Winata·10 menit yang lalu -
KRIMINALBobol Rumah Kosong di Hamparan Perak, Spesialis Curanmor dan Pencurian Ditangkap Polisi
hendra·56 menit yang lalu -
KRIMINALTiga Pemuda di Pematangsiantar Ditangkap Polisi, Bawa 15 Butir Ekstasi Beragam Merek
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALTak Diberi Uang Rokok, Ayah di Deliserdang Aniaya Putri Kandungnya hingga Babak Belur
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMUTJejak Rel Tempo Dulu: Perjalanan Stasiun Timbang Langkat Menjadi Stasiun Binjai
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELTeknologi Drone Slog Polri Diterjunkan Atasi Karhutla di Pemulutan Ogan Ilir
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
KRIMINALOperasi Sikat I Musi 2026: Polda Sumsel Kerahkan 20 Personel Brimob di Titik Rawan Kejahatan
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
INTERNASIONALMenlu Arab Saudi Desak Pemulihan Selat Hormuz seperti Sebelum 28 Februari
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
EKONOMIPergerakan Pasar Kripto 27 September: Bitcoin Bertahan, Quant Meroket 48%
Rozie Winata·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan