Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

PJ Sekda Medan Temui Seniman, Janji Tak Ada Lagi Pungli di Taman Budaya

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Ari
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
PJ Sekda Medan Topan Ginting usai menemui seniman di Taman Budaya Medan. (Foto: Ari/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - PJ Sekda Kota Medan Topan Ginting menemui seniman yang menggelar aksi soal Taman Budaya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (24/6/2024).

Kedatangan PJ Sekda Medan ini untuk melakukan mediasi soal keluhan seniman yang mendapatkan pembatasan dalam berkreasi di Taman Budaya. Mirisnya lagi, seniman yang latihan di sanggar juga dipungli oleh pengelola.

Dalam mediasi terlihat seniman meminta agar Pemko Medan tidak melakukan pembatasan jam terhadap seniman yang latihan. 

Baca Juga : Sidang Lanjutan Korupsi Jalan di Sumut, Saksi Sebut Pemberian Fee Proyek Hal Biasa

Akan tetapi, PJ Sekda beranggapan pembatasan jam penggunaan sanggar di Taman Budaya Medan tetap perlu dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Topan juga memastikan kalau penggunaan sanggar tak ada pungutan alias gratis. 

Baca Juga : Membedah Skandal PTPN I: Mengapa Kasus Ciputra Lebih Berbahaya Dibanding OTT KPK?

Usai pertemuan, PJ Sekda Medan bersama seniman berkeliling melihat 6 ruangan sanggar di Taman Budaya.

"Ini adalah ruang publik, ruang publik yang tetap diatur. Agar tidak disalahgunakan nantinya, karena dulu kita dengar pernah disalahgunakan untuk orang narkoba, tempat orang ya yang lain sebagainya lah ya, yang tidak selayaknya," kata Tiopan.

Ia mengatakan nantinya sanggar tetap dapat dipakai oleh seniman untuk menumpahkan ide-idenya dalam berkreasi.

Lebih lanjut, pihaknya juga akan menindaklanjuti laporan seniman soal pungli sebesar ratusan ribu rupiah.

"Pasti ditindak," tukasnya.

(cw5/nusantaraterkini.co)