Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

PHR Zona 1 Tegaskan K3 Sebagai Budaya Kerja Sehari-hari

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pekerja dan Mitra Kerja Pertamina EP Pangkalan Susu Field sedang melakukan atraksi pemadaman api di Puncak Bulan K3, Sabtu (14/2/2026). (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, PANGKALAN SUSU - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 memperingati bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada enam lapangan (field) yang tersebar di lima provinsi sejak Januari hingga Februari.

Puncak acara berlangsung di Pertamina EP Pangkalan Susu Field pada 10-11 Februari 2026.

Baca Juga : Pertamina EP Rantau Salurkan Bantuan Kasur dan Alat Ibadah ke Pesantren Aceh Tamiang

 

Pada peringatan bulan K3 ini diisi dengan berbagai aktivitas yang bertujuan meningkatkan ketangkasan, kepedulian serta kompetensi pekerja di bidang Health, Safety, Security and Environment (HSSE). 

Baca Juga : Pertamina EP Rantau Buka Posko Kesehatan Gratis untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Adapun tema yang diusung pada penyelenggaraan Bulan K3 ini yaitu "Memperkuat Akuntabilitas Pimpinan dan Kepatuhan Pekerja dalam Membangun Budaya HSSE Pertamina yang Inklusif, Kolaboratif dan Berkelanjutan". 

Tema ini diimplementasikan lewat penyegaran kompetensi dalam menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan kerja. Di antaranya kompetisi Pemadaman Kebakaran (Fire Fighting Challenge), Dasar Pertolongan Pertama (Basic First Aid), cerdas cermat seputar K3 hingga kampanye kesehatan seperti jalan sehat bersama keluarga dan seminar kesehatan.

 

General Manager (GM) PHR Zona 1, Mefredi mengatakan, penerapan K3 merupakan kewajiban mutlak bagi industri minyak dan gas (migas). Sehingga harus diterapkan menjadi bagian dari cara kerja sehari-hari.

 

"HSSE harus menjadi bagian integral yang tidak terpisahkan dari operasi produksi migas. Keselamatan tidak hanya tentang menghindari kecelakaan, tetapi juga menjaga kesehatan. Pola hidup sehat, kepedulian terhadap fisik dan pencegahan penyakit harus menjadi bagian dari budaya kerja kita," ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

 

Melalui bulan K3 diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan, kepedulian dan kesadaran pekerja serta mitra kerja terhadap aspek HSSE. 

Mefredi juga menambahkan, momentum Bulan K3 ini harus menjadi refleksi untuk mengevaluasi kesiapan aspek HSSE oleh seluruh level organisasi dalam menghadapi tantangan dan mendukung bisnis perusahaan yang berkelanjutan.

 

Saat ini PHR Zona 1 terus meningkatkan performa aspek Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan serta Lindung Lingkungan (K3LL). Pada 2025, PHR Zona 1 berhasil menorehkan angka indikator keselamatan kerja atau Total Recordable Incident Rate (TRIR) sebesar 0,0 yang artinya kinerja keselamatan kerja perusahaan semakin baik. 

Tidak hanya itu, PHR Zona 1 juga mencatat zero LTI atau nol kecelakaan kerja dan berhasil menorehkan 20.369.999 jam kerja selamat atau safe man hours.

 

Sementara itu, Field Manager (FM) Pertamina EP Pangkalan Susu, Edwin Susanto menyampaikan, seluruh pekerja dan mitra kerja harus saling peduli dan menjaga untuk keselamatan dan kesehatan dalam bekerja. Sehingga, bisa tercapai zero LTI dan operasional perusahaan lebih aman dan andal.

 

"Safer, faster, better. Lewat berbagai kompetisi bulan K3 ini diharapkan bisa melahirkan individu-individu unggul yang bisa menjadi teladan dalam penerapan keselamatan kerja," pungkasnya.

(zie/nusantaraterkini.co)