Nusantaraterkini.co, DELISERDANG - Polda Sumatera Utara (Sumut) memastikan proses keberangkatan pesawat Saudia Airlines yang membawa 376 jemaah haji asal Jawa Timur dari Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, berlangsung lancar dan aman.
Pesawat Saudia Airlines SV-5688 yang sempat mendarat darurat sehari sebelumnya akibat dugaan ancaman bom, akhirnya diberangkatkan menuju Bandara Juanda, Surabaya, Minggu (22/6/2025) dini dengan pengamanan ketat dari personel gabungan.
“Pengamanan dilakukan secara maksimal oleh personel Polda Sumut, Polresta Deliserdang, dibantu rekan-rekan dari TNI Kodam I/Bukit Barisan serta pihak bandara,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan.
BACA JUGA: Respons Cepat Polda Sumut dan Tim Gabungan Tangani Dua Kali Ancaman Bom Pesawat Saudi Airlines
Menurut Ferry, proses boarding dimulai pada pukul 02.45 WIB melalui Gate 5, dengan pengawasan ketat, namun tetap mengedepankan pelayanan yang humanis kepada seluruh jemaah. Para penumpang diberangkatkan menuju apron pesawat dengan pengawalan khusus.
Proses keberangkatan ini turut disaksikan sejumlah pejabat, di antaranya Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub RI Sokhib Alrohman, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah II Medan Asri Santosa, Sekda Provinsi Sumatera Utara Muhammad Armand Effendy Pohan, serta Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana.
“Alhamdulillah, pada pukul 03.47 WIB pesawat take off dengan aman menuju Surabaya. Kami pastikan jemaah merasa aman dan nyaman sepanjang proses keberangkatan,” tambah jelasnya.
Ferry menyatakan, pengamanan keberangkatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dan seluruh unsur pengamanan bandara untuk menjamin keselamatan penerbangan, khususnya bagi para jemaah haji. Keberhasilan proses evakuasi hingga keberangkatan kembali pesawat SV-5688 mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk otoritas penerbangan dan pemerintah daerah.
Sebagaimana diketahui, pesawat tersebut melakukan pendaratan darurat di Kualanamu akibat dugaan ancaman bom. Setelah pemeriksaan menyeluruh oleh tim penjinak bom Satbrimob Polda Sumut dan otoritas terkait, pesawat dinyatakan aman dan layak terbang.
“Kami terus bersinergi untuk memastikan setiap ancaman dapat ditangani dengan cepat dan tepat. Keselamatan masyarakat, khususnya para tamu Allah yang menjalankan ibadah haji, menjadi prioritas utama,” pungkasnya.
(zie/Nusantaraterkini.co)
