Nusantaraterkini.co, MALANG-Kekalahan menyakitkan harus ditelan Arema FC dalam laga kandang menutup tahun 2025 di Stadion Kanjuruhan. Menjamu Persita Tangerang, Selasa (30/12/2025), skuat Singo Edan dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1.
Hasil ini terasa sangat ironis bagi tuan rumah mengingat mereka mendominasi jalannya laga dengan total 19 tembakan dan unggul jumlah pemain sejak pertengahan babak kedua. Namun, penyelesaian akhir yang buruk dan disiplinnya pertahanan tim tamu menjadi tembok besar yang gagal ditembus oleh barisan depan Arema.
Pertandingan sejak awal berjalan dengan tensi tinggi yang memaksa wasit Yandis A. bekerja keras memberikan peringatan kepada kedua tim. Arema FC sebenarnya memiliki momentum emas di menit ke-23 saat berhasil menggetarkan jala gawang lawan, namun perayaan suporter tuan rumah harus terhenti karena wasit menganulir gol tersebut akibat pelanggaran yang dilakukan Dendi Setiawan.
Baca Juga : Borneo FC Tak Terbendung, Jauhi Pesaing di Puncak Klasemen Liga 1; Persija dan Persib Sempurna di Tengah Ancaman Degradasi Persijap
Meskipun Arema menguasai 68 persen aliran bola, babak pertama berakhir dengan skor imbang tanpa gol setelah kedua tim sama-sama kesulitan membongkar pertahanan lawan di sepertiga akhir lapangan.
Memasuki paruh kedua, jalannya laga semakin menguntungkan Arema FC setelah bek Persita, Andrean Rindorindo, diganjar kartu merah langsung pada menit ke-69. Unggul jumlah pemain membuat Arema terus mengurung pertahanan Pendekar Cisadane, namun dewi fortuna justru berpihak pada tim tamu.
Melalui skema serangan balik kilat pada menit ke-90, Aleksa Andrejic yang baru masuk di babak kedua berhasil membobol gawang Arema setelah menerima assist dari Rayco Rodriguez. Gol tunggal tersebut menjadi penentu kemenangan dramatis Persita Tangerang di penghujung laga.
Hasil pertandingan ini membawa perubahan krusial pada peta persaingan klasemen Super League. Tambahan tiga poin membuat Persita Tangerang sukses melesat ke posisi lima besar dengan total 25 poin, sekaligus memanaskan persaingan di papan atas menuju jalur juara.
Baca Juga : Epic Comeback di Kie Raha: Malut United Jinakkan Borneo FC 3-2
Sebaliknya bagi Arema FC, kekalahan kandang ini menjadi kerugian besar yang membuat mereka terpaku di peringkat ke-11 dengan 18 poin. Kegagalan meraih poin penuh di hadapan publik sendiri ini memaksa Singo Edan untuk melakukan evaluasi total pada paruh musim kedua guna menghindari zona degradasi.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
