Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Penyaluran KUR di Sumut Hingga Oktober Capai 95,39%, Sektor Pertanian Mendominasi

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Elvirida Lady Angel Purba
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Konferensi pers bertajuk APBN Kita Regional Sumatera Utara di Gedung Keuangan Negara Medan pada Kamis (21/11/2024) (Foto: Elvirida Lady Angel Purba/Nusantaraterkini.co) 

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sumatera Utara (Sumut) terus menunjukkan capaian yang signifikan. Tercatat hingga 31 Oktober 2024, realisasi KUR telah mencapai Rp13,457 triliun atau 95,39% dari total plafon Rp14,107 triliun, dengan 228.624 debitur. 

Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sumut sekaligus Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumut I, Arridel Mindra mengungkapkan, bahwa sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan menjadi penerima terbesar dengan porsi 44,59%.

“Capaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat pada program KUR, khususnya di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi Sumut,” ujarnya saat konferensi pers bertajuk APBN Kita Regional Sumatera Utara di Gedung Keuangan Negara Medan, Kamis (21/11/2024).

Baca Juga : Realisasi KUR UMKM Sumut Capai Rp13,4 T hingga Oktober

Selain KUR, program pembiayaan Ultra Mikro (UMi) juga mencatatkan peningkatan signifikan. Hingga Oktober 2024, penyaluran UMi mencapai Rp646,16 miliar, tumbuh 48,39% secara tahunan (year-on-year), dengan sektor perdagangan besar dan eceran sebagai penyerap terbesar. Lima daerah dengan realisasi UMi tertinggi adalah Kabupaten Deliserdang, Kota Medan, Kabupaten Langkat, Kota Binjai, dan Kabupaten Toba Samosir.

Meski sektor pembiayaan mencatatkan kinerja positif, Arridel tidak menutup mata terhadap tantangan di sisi penerimaan negara, terutama dari sektor perpajakan. Namun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) berhasil menjadi penopang signifikan bagi belanja negara.

“Peningkatan realisasi belanja pemerintah pusat dan transfer ke daerah membuktikan komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan, meski tantangan ekonomi global masih terasa,” tambahnya.

Baca Juga : Dorongan Kredit Skala Kecil di Sumatera Utara Mendekati Target, Realisasi KUR Capai Rp 13,4 Triliun

Ke depan, pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat program KUR dan UMi sebagai instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil dan menengah. Dengan fokus pada sektor unggulan seperti pertanian dan perdagangan, Sumatera Utara diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

"Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa program KUR dan UMi tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan," pungkasnya.

(Cw9/Nusantaraterkini.co) 

Baca Juga : Polda Sumsel Bongkar Sindikat Penyelewengan 14 Ton Pupuk Subsidi