Pengrajin Bendera Merah Putih Keluhkan Penurunan Jumlah Pesanan Jelang HUT RI Ke-80
Kurang dari sepekan menjelang HUT RI Ke-80, sejumlah pengrajin Bendera Merah Putih di Medan keluhkan sepinya pesanan dari tahun-tahun sebelumnya.
nusantaraterkini.co, MEDAN - Kurang dari sepekan menjelang HUT RI Ke-80, sejumlah pengrajin Bendera Merah Putih di Medan keluhkan sepinya pesanan dari tahun-tahun sebelumnya.
Dimana, semakin menurunnya pesanan Bendera Merah Putih jelang HUT RI ini, di alami langsung oleh salah seorang pengrajin bernama Presto Lumban Tobing atau yang akrab disapa Mak Ivo.
Mak Ivo yang telah aktif menjadi seorang pengrajin Bendera Merah Putih sejak tahun 1980 di kawasan jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan ini pun membagikan kisahnya.
Menurutnya, jika di tahun sebelumnya ia dapat menerima pesanan bendera sebanyak 100 piece dari berbagai daerah di Sumatera Utara, untuk tahun ini dirinya hanya meneriman pesanan sekitar 70 piece saja.
"Kalau untuk tahun ini jelas menurun, misalkan tahun sebelumnya ada pesanan 100 piece, di tahun ini baru ada sekitar 70 piece aja," ujarnya, Selasa (12/8/2025).
Meskipun mengalami penurunan pesanan hingga 30 persen, Mak Ivo yang meneruskan usaha menjahit bendera skala rumahan dari warisan ayahnya ini pun tetap bersemangat memproduksi setiap helai kain untuk dijadikan bendera Merah putih berbagai ukuran.
"Walaupun setiap tahunnya semakin menurun jumlah pesanan yang masuk, tapi tetap harus disyukuri. Karena, ini merupakan warisan yang ayah saya berikan kepada saya sejak kecil," ungkapnya sembari menjahit kain Bendera Merah Putih di atas mesin tuanya.
Untuk pesanan yang dikerjakan Mak Ivo sendiri, selain berasal dari Kota Medan, terdapat beberapa pesanan dari luar daerah seperti Tanah Karo, Sidikalang hingga Kotacane.
"Untuk saat ini pesanan yang sudah ada berasal dari Tanah Karo, Sidikalang dan Kotacane," paparnya.
Sementara itu, untuk bendera yang di produksi Mak Ivo sendiri memiliki beragam ukuran dengan harga jual mulai dari Rp.5 Ribu hingga Rp.60 ribu rupiah per piecenya.
"Untuk ukuran paling kecil di harga 5 ribu, sedangankan yang paling besar di harga 60 ribu rupiah," ujar Mak Ivo mengakhiri.
(Cw4/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALTiga Terduga Pengedar Narkoba Diciduk Polres Binjai, Sabu, Ekstasi dan Ganja Disita
hendra·30 menit yang lalu -
SEPAKBOLAKevin Diks Emban Ban Kapten Timnas Indonesia Gantikan Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026
Rozie Winata·34 menit yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel Matangkan Kesiapan Operasi Sikat I Musi 2026, Sasar Curat, Curas, Curanmor hingga Premanisme
hendra·53 menit yang lalu -
TECHNOTrump Tolak Desakan Pembentukan Regulasi Internasional untuk AI
Rozie Winata·58 menit yang lalu -
-
KRIMINALBaru Dua Bulan Edarkan Pod Getar, Pasangan Kekasih di Medan Simpan 290 Barang Bukti
hendra·1 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Antam Naik Tipis ke Rp2.630.000, Perak Menguat ke Rp44.750
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
NEWSALAMP AKSI Desak Kejari Medan Usut Dugaan Korupsi Proyek Alat Berat Rp11,4 Miliar di DLH
hendra·2 jam yang lalu -
POLITIKHensa Usul Suara Parpol di Bawah Parliamentary Threshold Digabung agar Tak Terbuang
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan