Pemprov Sumut Berencana Bangun Post-Storage Modern untuk Menjaga Stabilitas Harga Pangan
Tragedi 353 siswa di Karo menjadi peringatan bahwa program MBG harus mengutamakan keamanan pangan, transparansi, pengawasan, dan akuntabilitas.
Nusantaraterkini.co, MEDAN-Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus berupaya mengatasi persoalan fluktuasi harga pangan yang kerap dipicu oleh gangguan pasokan dan produksi. Sebagai solusi jangka panjang, Pemprov Sumut berencana membangun fasilitas penyimpanan atau post-storage modern di sejumlah titik strategis guna mengamankan rantai distribusi komoditas.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM), Yosi Sukmono, saat memberikan keterangan di Gedung Dekranasda, Jalan Pangeran Diponegoro No. 30, Medan, Kamis (10/9/2026).
Yosi menjelaskan, kenaikan harga kebutuhan pokok di masyarakat umumnya tidak terlepas dari persoalan kekurangan suplai serta gangguan produksi yang sempat terjadi sebelumnya. Ia mengatakan, telah mengantongi data dan informasi penting terkait hal ini dari pihak Bank Indonesia.
"Yang pertama tadi, kalau harga naik pasti ada kekurangan suplai atau produksi. Memang ada gangguan kemarin pada waktu ini, tapi kita dapatkan informasi dari Bank Indonesia. Apalagi itu salah satunya adalah harga rakyat yang seperti itu juga," ujar Yosi.
Sebagai langkah antisipasi, lanjut Yosi, pihaknya bersama dinas pertanian dan instansi terkait akan mendorong pembangunan beberapa titik post-storage. Berbeda dari gudang penyimpanan konvensional pada umumnya, fasilitas penyimpanan modern ini dirancang khusus untuk menangani karakteristik komoditas pangan secara spesifik.
"Bukan seperti penyimpanan gudang yang profesional, penataan gudang beras biasa, tapi gudang yang lebih modern, post-storage yang warna-warni, ini benar-benar punya fungsi yang berbeda," jelasnya.
Dikatakannya, proyek pembangunan post-storage modern tersebut masih berada dalam tahap pengkajian akhir dan direncanakan segera memasuki tahap eksekusi. Pemprov Sumut juga akan menggandeng sektor swasta serta mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Kelompok (BUMK) untuk memperkuat integrasi dari sisi produksi hingga distribusi.
"Sedang dalam proses kajian, akan mulai dieksekusi, insya Allah mulai kita genjot. Itu adalah salah satu upaya," pungkas Yosi.
(Cw3/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSMagangHub Batch 2 Dimulai Hari Ini, Peserta Diminta Bersiap
Herman Saleh Harahap·22 menit yang lalu -
E-SportKlasemen MPL ID S18: TLID Kokoh di Puncak, EVOS Beri Kejutan, Peluang RRQ Menipis
Herman Saleh Harahap·52 menit yang lalu -
NEWSWorld Cleanup Day 2026, Wali Kota Binjai Ajak Warga Jadikan Gotong Royong Budaya
hendra·7 jam yang lalu -
E-SportKejar Peningkatan Prestasi Nasional, ESI Sumut Gelar Kejurprov Esport 2026
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KRIMINALVideo Porno “A Day in My Life” Viral, Dua Pria Gay di Bogor Diamankan Polisi
hendra·8 jam yang lalu -
E-SportJungler Magang Rendyyy Bersinar Gantikan Alberttt, EVOS Tumbangkan TLID 2-1
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
NEWSSekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Ditahan, Terseret Kasus 382 Honorer di Metro
hendra·9 jam yang lalu -
SUMSELTerbukti Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pemuda 21 Tahun Diringkus Satreskrim Polres OKU
hendra·10 jam yang lalu -
KESEHATANKasus Influenza A Meningkat di Indonesia, Kenali Gejala, Cara Penularan dan Pencegahannya
hendra·10 jam yang lalu -
SUMSELTinjau Langsung Jembatan Muara Telang, Herman Deru Mobilisasi Swadaya Perbaikan Infrastruktur
hendra·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan