Pemilik Warung Legendaris di Puncak Gunung Lawu, Mbok Yem Meninggal di Usia 82 Tahun
Wafatnya Mbok Yem sebagai kabar duka "dunia pendakian Indonesia".
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pemilik warung di puncak Gunung Lawu, perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, Mbok Yem meninggal dunia pada usia 82 tahun.
Mbok Yem yang memiliki nama asli Wakiyem mengembuskan nafas terakhir di kediamannya di Desa Gonggang, Magetan, Jawa Timur, Rabu (23/4/2025).
Baca Juga: 20 Orang Diamankan Gegara Naik Gunung Merapi saat Berstatus Siaga Level III
Kabar meninggalnya Mbok Yem pun menghebohkan para pecinta alam dan pendaki yang memang akrab dengannya.
Akun X @pendakilawas menyebutkan, wafatnya Mbok Yem sebagai kabar duka "dunia pendakian Indonesia".
Cuitan ini pun mendapatkan respon dari sejumlah pendaki yang pernah ke gunung tersebut.
Salah satunya dari akun @ilhamyusdianto. Dia mengatakan lapak dagangan Mbok Yem kerap menjadi penyelamat bagi para pendaki.
"Nasi pecel nya murah 15 ribu. Lapak nya jadi penyelamat pendaki yang kehabisan logistik, kelelahan, cuaca buruk, dan tempat transit peziarah. Rest in paradise," tulisnya.
Diketahui, Mbok Yem adalah pemilik satu-satunya warung di puncak Gunung Lawu. Warungnya hanya berjarak beberapa meter dari puncak Hargo Dumilah, puncak tertinggi Gunung Lawu.
Baca Juga: Beredar Video Gunung Gede Erupsi, BNPB Tegaskan Hoaks
Tak diketahui sejak kapan dia mendirikan warung di puncak Lawu. Konon, Mbok Yem sudah memiliki warung di puncak Lawu sejak tahun 1980-an.
Warung Mbok Yem juga menjadi satu-satunya titik peristirahatan bagi para pendaki sebelum atau setelah menggapai puncak Hargo Dumilah. Biasanya, pendaki istirahat sejenak untuk makan di warung Mbok Yem sebelum melanjutkan perjalanan.
Namun, pada awal puasa tahun 2025, Mbok Yem yang mengidap sakit terpaksa harus turun gunung sambil ditandu enam orang.
Biasanya, Mbok Yem baru turun Gunung Lawu saat bulan puasa menjelang Lebaran. Tetapi, karena kondisi kesehatannya yang menurun sejak Februari 2025, dia harus turun lebih awal.
(zie/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
-
PERISTIWAUsai Reses, Seorang Anggota DPRD Madina Ditikam di Kecamatan Siabu
hendra·47 menit yang lalu -
SUMSELPunya Riwayat Asma, Pengemudi Ojol di Palembang Meninggal Diduga Akibat Kabut Asap Pekat
hendra·59 menit yang lalu -
NEWSTak Terima Pagar Dibongkar, Pria Serang Petugas Satpol PP Padang Pakai Arit
hendra·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANWali Kota Medan Siapkan Solusi Banjir dan 10.000 CCTV
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
-
SUMSELBuntut Cuaca Buruk, Delapan Penerbangan Kedatangan dan Keberangkatan di Bandara SMB II Palembang Tertunda
hendra·2 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan