Pemerintah Diminta Waspadai Pertumbuhan Ekonomi yang Bergantung pada Belanja Negara
DPR ingatkan pertumbuhan ekonomi 5,61 persen masih bergantung belanja negara, dorong penguatan sektor swasta dan investasi.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi XI DPR Hanif Dhakiri, mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,61 persen. Angka tersebut meningkat dibanding periode sebelumnya yang berada di level 5,39 persen.
Meski menunjukkan tren positif di tengah ketidakpastian global, Hanif mengingatkan pemerintah agar tidak terlena. Ia menilai struktur pertumbuhan ekonomi saat ini masih perlu diwaspadai.
Menurutnya, peningkatan pertumbuhan ekonomi masih didominasi oleh belanja pemerintah. Hal ini mengindikasikan bahwa peran sektor swasta dan produktivitas nasional belum optimal sebagai penggerak utama ekonomi.
“Kami mengapresiasi capaian 5,61 persen ini di tengah kondisi global yang sulit. Namun, pemerintah wajib hati-hati. Pertumbuhan yang banyak ditopang belanja pemerintah menandakan sektor swasta belum sepenuhnya menjadi motor penggerak,” ujar Hanif, Rabu (6/5/2026).
Ia menambahkan, ketergantungan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berpotensi menekan ruang fiskal dan melemahkan daya dorong ekonomi dalam jangka panjang.
Lebih lanjut, mantan Menteri Ketenagakerjaan tersebut menekankan pentingnya peningkatan kualitas pertumbuhan ekonomi agar lebih sehat dan berkelanjutan. Ia mendorong pemerintah untuk memperkuat sektor investasi serta industri dalam negeri.
Menurut Hanif, investasi yang kuat dapat menciptakan aktivitas ekonomi baru, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya beli masyarakat tanpa harus bergantung pada stimulus anggaran negara secara terus-menerus.
“Pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya tinggi di atas kertas. Struktur ekonomi kita harus kuat, manfaatnya merata, dan mampu membuka lapangan kerja secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ia pun menutup dengan menekankan bahwa keberhasilan ekonomi harus dirasakan secara luas oleh masyarakat, bukan sekadar tercermin dalam angka statistik semata.
(Ls/Nusantaarterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELDitresnarkoba Polda Sumsel Gagalkan Peredaran 35 Kg Sabu dan Ratusan Pil Happy Five di Muba
hendra·Beberapa detik yang lalu -
KRIMINAL3.578 Burung Liar Diselundupkan dari Kalimantan ke Madura, 2 Orang Jadi Tersangka
hendra·26 menit yang lalu -
KRIMINALEdarkan Narkoba di Binjai, Remaja 18 Tahun Asal Padang Lawas Diringkus Polisi, 8 Paket Sabu Disita
hendra·41 menit yang lalu -
E-SportTimnas MLBB Indonesia Singkirkan Filipina dan Tembus Semifinal Asian Games 2026
Herman Saleh Harahap·42 menit yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Menguat, Naik Rp15 Ribu ke Rp2.595.000 Per Gram: Buyback Ikut Melonjak
Rozie Winata·43 menit yang lalu -
NEWS VIDEO10 dari 13 Bangunan di Lapas Cibinong Diduga di Luar Aset, Komisi XIII: Bongkar!
Fadli Tara·45 menit yang lalu -
KESEHATANWaspada Influenza A, RSU Haji Medan Pastikan Belum Ada Pasien Dirawat
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
POLITIKFormappi: Perdebatan Parliamentary Threshold Jangan Hanya Jadi Ajang Rebutan Kursi
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PERISTIWAAceh Jaya Digoyang Gempa M4.3, Getaran Dirasakan hingga Banda Aceh
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALOmbudsman Dihalangi saat Sidak Lapas Cibinong, DPR Ingatkan Ancaman Pidana Penjara dan Denda Rp1 Miliar
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan