Pedagang Pasar MNTC Berinovasi Menarik Pembeli di Era Digital
Kami saling memberikan masukan tentang cara menarik perhatian pembeli. Ini penting agar kami bisa bersaing dengan penjualan online
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Di tengah perubahan kebiasaan belanja masyarakat, beberapa pedagang di Pasar MNTC mulai berinovasi untuk menarik perhatian pembeli. Salah satunya adalah Bu Lena, penjual sayur mayur, yang berhasil beradaptasi dengan cara baru guna meningkatkan penjualannya dan menjaga loyalitas pelanggan.
“Sekarang banyak pembeli yang lebih memilih cara yang praktis. Jadi, saya harus menemukan cara untuk tetap menarik perhatian mereka,” ungkap Bu Lena saat diwawancarai Nusantara terkini (7/10/2024).
Ia menyadari bahwa meskipun banyak orang beralih ke belanja online menggunakan grab mart, pasar tetap memiliki keunggulan dalam menyediakan produk segar dan berkualitas.
“Keuntungan yang saya dapatkan cukup lumayan. Setiap produk bisa saya naikkan harganya sekitar Rp 2.000 hingga Rp 3.000 dari harga normal,” tambahnya.
Namun, Bu Lena menegaskan pentingnya menjaga kualitas produknya.
“Saya pastikan semua sayuran dan cabe yang saya jual dalam kondisi terbaik. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli yang mencari bahan segar. Jika mereka puas, mereka akan kembali lagi.”
Strategi ini bukan hanya menguntungkan bagi Bu Lena, tetapi juga mendorong pedagang lain di Pasar MNTC untuk mengikuti jejaknya. Beberapa pedagang mulai saling berbagi tips dan cara berjualan yang efektif untuk meningkatkan daya tarik mereka di pasar.
“Kami saling memberikan masukan tentang cara menarik perhatian pembeli. Ini penting agar kami bisa bersaing dengan penjualan online,” ujar salah satu pedagang lainnya.
Para pedagang di pasar pun semakin sadar akan pentingnya pelayanan yang baik dan kualitas produk yang terjaga. Mereka berusaha menciptakan pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi pelanggan, agar pengunjung tetap memilih berbelanja di pasar tradisional.
“Kami ingin pembeli merasa nyaman dan puas ketika berbelanja di sini. Dengan begitu, mereka tidak hanya datang sekali, tetapi kembali lagi di lain waktu,” tambah Bu Lena.
Inovasi ini menunjukkan bahwa pasar tradisional masih bisa bersaing dengan belanja online asalkan para pedagang mau beradaptasi dan memenuhi kebutuhan konsumen dengan baik. (cw9/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
SUMSELDinkes Sumsel Catat 29.969 Kasus ISPA Akibat Dampak Kabut Asap Karhutla hingga September 2026
hendra·27 menit yang lalu -
NEWSDugaan Mafia Tanah di Sulteng Diadukan ke Komisi III DPR, Kuasa Hukum Soroti SP3 Polda
hendra·58 menit yang lalu -
KRIMINALSidang Kasus PNBP Pelabuhan Belawan, JPU Dalami Prosedur Pemanduan dan Navigasi Kapal
hendra·1 jam yang lalu -
PENDIDIKANMulai Oktober, Siswa SMA/SMK Bermasalah Bakal Dibina di Barak Kopassus
hendra·1 jam yang lalu -
PERISTIWADua Pemuda Tewas di Kontrakan, Polisi Temukan Bau Gas Menyengat dan Kompor Masih Menyala
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALDPD dan TNI Dorong Karya Bakti di Bengkulu, 580 Titik Pembangunan Disiapkan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALMelawan Petugas, Dua Terduga Pelaku Curanmor di Binjai Kota Ditembak Polisi
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALLBH Pandawa Khatulistiwa Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Aliran Emas Papua di Samarinda
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALiPhone Winda Lorenza Belum Pernah Dibuka Penyidik, LBH Medan Desak Uji Digital Forensik
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan