Oknum Pimpinan DPRD Sumut Dikabarkan Jadi Makelar Proyek dan Jabatan
Tokoh muda Sumut menyoroti dugaan oknum pimpinan DPRD Sumut menjadi makelar proyek dan jabatan di lingkungan Pemko Medan.
Nusantaraterkini.co,MEDAN-Salah satu pimpinan DPRD Sumut dikabarkan menjadi makelar proyek dan jabatan di Pemko Medan. Sejumlah pejabat di OPD Pemko Medan menjadi perhatian.
Seperti pejabat di Dinas PU, Dinas Perhubungan, dan Dinas PKPCKTR Kota Medan. Selain itu, proyek-proyek di dinas-dinas itupun kabarnya diatur oleh salah satu pimpinan DPRD Sumut.
Kabar salah satu pimpinan DPRD Sumut menguasai proyek dan mengatur jabatan OPD Pemko Medan itupun telah ramai dibicarakan oleh para kontraktor di Kota Medan.
Tokoh Muda Gen Z Sumut Rudi Hutabarat mengatakan dirinya juga mendapatkan kabar tersebut, salah satu pimpinan DPRD Sumut mengatur di Dinas PU Medan.
"Kabarnya inisial RA," ucap Rudi kepada wartawan di Dazz Coffee, Teladan Medan, Kamis (25/6/2026).
Menurut Rudi yang beberapa kali aksi unjukrasa di Dinas PU, Pemko Medan kini sudah berubah menjadi ladang kotor oknum politik yang mencari kekayaan secara pribadi dan kelompok. Situasi itupun, kata Rudi, harus menjadi atensi Walikota Medan Rico Waas agar sistem birokrasi Pemko Medan tidak ternodai.
Menurutnya, Walikota Medan Rico Waas harus mampu meradam monopoli proyek yang terjadi di Dinas PU, Dinas Perhubungan, dan Dinas PKPCKTR Kota Medan, yang kabarnya ramai akibat kelakuan dari oknum salah satu pimpinan DPRD Sumut.
"Kontraktor juga mau makan di Medan ini, jangan hanya kelompok mereka saja yang mengusai proyek Pemko Medan untuk memperkaya diri. Jika Rico Waas tidak mampu menertibakan oknum itu, ada dugaan beliau juga bagian dari politik kotor tersebut," tegas Rudi Hutabarat.
Rudi pun memastikan akan terus mengkritisi politik kotor yang terjadi di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan yang dipimpin Rico Waas.
"Kita tidak akan berhenti mengkritisi jika mereka tidak sadar diri. Dinas PU, Dinas Perhubungan, dan Dinas PKPCKTR Kota Medan sudah menjadi bukti saat ini terjadinya politik kotor tersebut," tutupnya.
Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) sebelumnya telah berulang kali melakukan aksi unjuk rasa di Kejati Sumut. Aksi yang mereka lakukan untuk mengungkap politok kotor soal pengkondisian proyek yang terjadi di Dinas PU, Dinas Perhubungan, dan Dinad PKPCKTR Medan.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·22 menit yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·33 menit yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·34 menit yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·42 menit yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers oleh Oknum Polisi Masih Berlanjut di Polres Padangsidimpuan
Rozie Winata·54 menit yang lalu -
ENTERTAIMENTKartika Ong Perjalanan Hidup Dibalut jadi Lirik Lagu, Aku Bukan Yang Hilang
Akbar·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANStrategi Pemko Medan Optimalkan PAD dan Infrastruktur dalam R-APBD Perubahan 2026
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIPemprov Sumut dan AS Jajaki Peluang Investasi Strategis untuk Dongkrak Perekonomian Daerah
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NASIONALDPD Dorong Menag Perkuat Toleransi dan Desak Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan