Niat dan Tata Cara Salat Tahajud, Lengkap dengan Waktu Salatnya
Sholat Tahajud dianggap sebagai sholat sunah yang paling istimewa.
NUSANTARATERKINI.CO - Salat Tahajud dianggap sebagai salat sunah yang paling istimewa.
Salat Tahajud juga merupakan sholat sunah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad (saw) kepada umatnya.
Disebutkan dalam Al-Qur'an bahwa mereka yang melaksanakan salat Tahajud akan diangkat ke tempat yang terpuji di sisi Allah.
Waktu Salat Tahajud
Salat Tahajud dianjurkan untuk dilakukan pada sepertiga malam.
Salat Tahajud bisa dilakukan di awal, tengah, atau akhir malam.
Berikut adalah waktu-waktu yang dianjurkan untuk melaksanakan salat Tahajud
Sepertiga malam pertama: dari setelah salat Isya hingga pukul 22.30.
Sepertiga malam kedua: dari pukul 22.30 hingga 01.30 dini hari.
Sepertiga malam terakhir: dari jam 1:30 pagi sampai subuh.
Sepertiga malam terakhir adalah waktu utama untuk salat tahajud.
Sebuah hadis dari Rasulullah dari Abu Hurairah r.a. mengatakan
Berikut waktu yang disunnahkan untuk melaksanakan sholat tahajud:
“Rabb kami -Tabaroka wa Ta’ala- akan turun setiap malamnya ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lalu Allah berfirman, “Siapa yang memanjatkan do’a pada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya. Siapa yang memohon kepada-Ku, maka Aku akan memberinya. Siapa yang meminta ampun pada-Ku, Aku akan memberikan ampunan untuknya”.
Niat Salat Tahajud
Tata cara salat tahajud yang pertama tentunya adalah membaca niat.
Jadi, kamu perlu mengenali niat salat tahajud terlebih dahulu.
Berikut lafaz niat salat tahajud:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatat-tahajjudi rak’ataini (mustaqbilal qiblati) lillahi ta’aalaa.
Artinya:
"Aku niat salat sunnah tahajud dua rakaat (dengan menghadap kiblat) karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Salat Tahajud
Setelah mengetahui salat tahajud jam berapa, kamu tentunya juga perlu tahu tata cara sholat tahajud.
Berikut tata cara salat tahajud yang benar:
Membaca niat
Melakukan takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah
Membaca surat Al-Fatihah
Membaca surat dalam Al-Quran.
Rasullullah SAW biasanya membaca surat-surat yang panjang
Rukuk dengan tuma’ninah sambil membaca doa i’tidal
I’tidal dengan tuma’ninah sambil membaca doa i’tidal
Sujud dengan tuma’ninah sambil membaca doa sujud
Mengulang gerakan seperti rakaat pertama
Pada tahiyat akhir, membaca doa tahiyat akhir
Melakukan gerakan salam
Setelah salam, disunnahkan membaca bacaan wirid, tasbih, tahmid, takbir, sholawat, istighfar, kemudian membaca doa setelah sholat tahajud.
(*/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PENDIDIKANPBB dan BINUS Edukasi Mahasiswa Lewat Pameran Perbudakan Kolonial
Herman Saleh Harahap·3 menit yang lalu -
KRIMINALSidang Kasus Proyek Tuhan Yesus di Salib Kasih Tarutung, Hakim Dalami Kontrak hingga Perizinan
hendra·20 menit yang lalu -
-
KRIMINALKorban Pembacokan Pasar Gambir Tagih Janji Pelaku: Minta Polisi Segera Bertindak
hendra·44 menit yang lalu -
NEWSMarwan Jafar Tagih BI: Jangan Cuma Jaga Rupiah, Buktikan Dampaknya ke Lapangan Kerja!
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOSidang Kasus Korupsi PNBP Belawan, Hakim Cecar Ahli Navigasi soal Prosedur Pengawasan Kapal
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSDugaan Pelecehan Seksual di UGM Mencuat, Habib Syarief Minta Tindakan Tegas Jika Terbukti
hendra·2 jam yang lalu -
-
SUMSELDinkes Sumsel Catat 29.969 Kasus ISPA Akibat Dampak Kabut Asap Karhutla hingga September 2026
hendra·3 jam yang lalu -
NEWSDugaan Mafia Tanah di Sulteng Diadukan ke Komisi III DPR, Kuasa Hukum Soroti SP3 Polda
hendra·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan