Nama Ketua Umum HIPMI Terseret dalam Pusaran Kasus Korupsi Jalur Kereta Api Medan
Nama Ketua Umum HIPMI Akbar Himawan Buchari terseret kasus dugaan suap proyek jalur kereta api Medan.
Nusantaraterkini.co, MEDAN – Persidangan kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) wilayah Medan memasuki babak baru yang mengejutkan. Nama tokoh muda nasional, Akbar Himawan Buchari, yang menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), mencuat sebagai sosok yang diduga menerima aliran dana haram sebesar Rp 3,5 miliar.
โ
Keterlibatan Akbar terungkap saat terdakwa Eddy Kurniawan Winarto memberikan kesaksian di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Medan, Senin (20/4/2026). Dalam momen krusial tersebut, Eddy secara spesifik menyebutkan siapa di balik dana miliaran rupiah yang selama ini menjadi teka-teki.
โ
“Uang yang terkait tiga setengah miliar itu untuk Akbar,” kata Eddy saat sidang di ruang Cakra 9 Pengadilan Negeri Medan, seperti dilansir dari kompas.com, Selasa (21/4/2026).
โSebelumnya, jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat kesulitan mengidentifikasi penerima dana tersebut. Saksi pengantar uang, Muhammad Anas, hanya memberikan gambaran fisik tanpa mengetahui nama pasti sang penerima. Namun, kuasa hukum Eddy, Daniel Heri Pasaribu, menegaskan bahwa sosok "Akbar" yang dimaksud kliennya tak lain adalah pucuk pimpinan HIPMI.
โPenyaluran dana tersebut diduga terjadi dalam dua termin pada tahun 2022 di sebuah apartemen milik Eddy. Jaksa KPK, Ramaditya Virgiyansyah, memaparkan rincian transaksi tersebut:
โ
"Uang senilai Rp 3,5 miliar itu diberikan sebanyak dua kali oleh orang yang sama dan penerima yang sama. Dibuka di sebuah ruangan, pertama Rp 2 miliar dan kedua Rp 1,5 miliar," ujarnya.
โBantahan Pihak Terdakwa
โ
Meski mengungkap nama Akbar sebagai penerima, pihak Eddy Kurniawan tetap bersikeras bahwa mereka tidak menikmati uang tersebut secara pribadi. Daniel Heri Pasaribu mengeklaim kliennya hanya terseret dalam skema besar proyek pembangunan jalur kereta api lintas Medan–Binjai dan Medan–Araskabu yang bernilai Rp 125,7 miliar tersebut.
โ
"Uang Rp 3,5 miliar tidak pernah diterima klien kami," tegas Daniel.
โDalam persidangan, Eddy juga menepis anggapan bahwa transaksi ini dilakukan secara sembunyi-sembunyi di internal rekanannya. Ia mengklaim bahwa beberapa pejabat di BUMN Karya mengetahui adanya aliran dana tersebut.
โ
“Benar, dan bukan Agung saja yang tahu, Mursyid juga tahu, pak Pasek juga tahu,” ungkap Eddy saat menanggapi pertanyaan hakim mengenai keterlibatan pihak lain.
โHingga saat ini, kasus korupsi yang menjerat sejumlah pejabat Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Utara ini masih terus didalami oleh KPK. Fokus penyelidikan kini mengarah pada validasi keterangan terdakwa terkait keterlibatan tokoh-tokoh besar lainnya dalam periode proyek 2021–2024 tersebut.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIAwal Pekan Loyo, Harga Emas Antam Jatuh ke Rp2.597.000 Per Gram
Rozie Winata·8 menit yang lalu -
POLITIKTolak Wacana Diusung 2 Fraksi di Pilpres 2029, Fernando Emas: Jangan Akali Aturan
Rozie Winata·54 menit yang lalu -
EKONOMIRupiah Dibuka Melemah ke Rp17.920 per Dolar AS, Pasar Cermati Data Inflasi
hendra·57 menit yang lalu -
NASIONALASN Meninggal Saat Latsarmil Komcad, TB Hasanuddin Desak Evaluasi Total SOP Kemenhan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
RELIGIRibuan Warga Palembang Padati Tabligh Akbar dan Maulid Nabi Bersama UAS di Kambang Iwak
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIIHSG Diprediksi Melemah Hari Ini, Analis Ungkap Saham yang Layak Dicermati
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALPolres Padangsidimpuan Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Ganja, Satu Pelaku Diringkus
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJohn Herdman Sebut Skuad Garuda Belum Turun dengan Kekuatan Penuh
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIMichael Saylor Peringatkan Sistem Keuangan AS Harus Dibangun Ulang untuk Era AI
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaim Miliki Kendali Penuh, Trump Tolak Usulan Bersyarat Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan