Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini, Analis Ungkap Saham yang Layak Dicermati

IHSG diprediksi melemah pada perdagangan 28 September 2026. Simak level IHSG serta rekomendasi saham COIN, INDF, HMSP, ENRG, ADRO dan PTBA.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan, IHSG hari ini. (Foto: istimewa)
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan, IHSG hari ini. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,ย JAKARTA โ€“ Indeks Harga Saham Gabungan () diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan Senin (28/9/2026). Pelaku pasar perlu mencermati sejumlah level teknikal seiring indeks yang kembali ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya.

tercatat turun sekitar 0,9 persen dan berakhir di level 6.241. Tekanan jual masih terlihat cukup dominan sehingga pergerakan indeks berpotensi melanjutkan fase koreksi.

Dalam perdagangan sepekan, IHSG juga terkoreksi 3,09 persen. Kondisi tersebut membuat indeks masih berada di bawah tekanan rata-rata pergerakan atau moving average (MA) 20 harian.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG masih memiliki ruang untuk bergerak lebih rendah. Berdasarkan analisis teknikalnya, IHSG berpeluang menguji area 6.157-6.209.

โ€œKami memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave a dari wave (x), sehingga IHSG akan menguji dahulu rentang area 6.157-6.209,โ€ ujar Herditya dalam risetnya.

Ia memperkirakan level support IHSG berada di 6.174 dan 6.108. Sementara itu, area resistance berada pada 6.380 dan 6.535.

Pandangan serupa disampaikan PT Pilarmas Investindo Sekuritas. Dalam risetnya, Pilarmas memperkirakan IHSG masih berpotensi mengalami pelemahan, meski koreksi diproyeksikan terbatas.

Pilarmas menempatkan area support IHSG di 6.199, sedangkan resistance berada di level 6.389.

Saham Pilihan Analis

Di tengah tekanan terhadap IHSG, sejumlah saham tetap masuk dalam radar analis untuk perdagangan hari ini.

Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Sementara itu, Herditya memasukkan PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), serta PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dalam daftar saham yang dicermati.

Berikut sejumlah rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1. PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN)

Saham COIN terkoreksi 7,43 persen ke level 810 pada perdagangan sebelumnya. Penurunan tersebut masih dibarengi tekanan jual.

Herditya memperkirakan COIN sedang berada dalam bagian wave (ii) dari wave C.

Strategi: Buy on Weakness

Area beli: 755-785

Target harga: 915 dan 965

Stop loss: di bawah 715

2. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

INDF melemah 2,88 persen dan ditutup di level 6.750. Tekanan jual masih terlihat dalam pergerakan saham tersebut.

Menurut Herditya, posisi INDF diperkirakan berada pada bagian wave v dari wave (a).

Strategi: Buy on Weakness

Area beli: 6.625-6.725

Target harga: 7.000 dan 7.225

Stop loss: di bawah 6.575

3. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)

Saham HMSP juga masih bergerak dalam tekanan. Pada perdagangan sebelumnya, saham ini ditutup di level 635.

Herditya memperkirakan HMSP sedang berada pada bagian wave [c] dari wave 2.

Strategi: Buy on Weakness

Area beli: 610-635

Target harga: 660 dan 700

Stop loss: di bawah 590

4. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)

Berbeda dengan tiga saham sebelumnya, ENRG menguat 1,15 persen ke level 1.325. Namun, secara teknikal saham tersebut masih bergerak di antara MA20 dan MA60.

Herditya memperkirakan ENRG telah berada di penghujung wave [b] dari wave Y. Dengan kondisi tersebut, saham ENRG dinilai masih memiliki risiko melanjutkan koreksi menuju area 1.095-1.160.

Strategi: Sell on Strength

Area jual: 1.345-1.380

Pergerakan IHSG dan saham-saham tersebut tetap akan dipengaruhi oleh sentimen pasar serta dinamika perdagangan pada awal pekan. Level support dan resistance menjadi area yang perlu diperhatikan investor untuk menentukan strategi sesuai profil risikonya.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait