Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

MUI dan Ormas Gelar FGD Desak Walikota Terbitkan Perwali Tolak LGBT

MUI dan Ormas Gelar FGD Desak Walikota Terbitkan Perwali Tolak LGBT

Bagikan:
Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama aliansi organisasi kemasyarakatan di Palembang saat menggelar Focus Group Discussion (FGD). (Foto: istimewa)
Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama aliansi organisasi kemasyarakatan di Palembang saat menggelar Focus Group Discussion (FGD). (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, - () bersama di Palembang menggelar () khusus untuk menyatakan penolakan terhadap LGBT sekaligus mendesak .

Pertemuan lintas elemen tersebut sepakat menggalang rekomendasi hukum guna membentengi moral generasi muda dari maraknya perilaku menyimpang di Kota .

“Kita menginginkan tidak ada lagi LGBT di Palembang, apalagi kita dikenal sebagai Palembang Darussalam. Semua agama mendukung,” ujar sekaligus perwakilan , , Selasa (7/7/2026).

Ia menegaskan jika seluruh pemuka agama satu suara dalam menghadang gerakan ini karena dinilai menabrak kodrat manusia serta hukum agama yang berlaku di tanah air.

“Dosanya sangat besar, LGBT harus dihancurkan. Bukan hanya di Palembang saja, tapi juga harus di provinsi dan nasional. Soal penyiaran juga ada Undang-Undang yang sudah jelas,” tegasnya.

Rangkuman hasil penolakan kaum pelangi ini nantinya bakal diserahkan langsung kepada Pj Wali Kota Palembang Ratu Dewa demi memuluskan rancangan regulasi pencegahan di tingkat kota hingga provinsi.

Ketua Yayasan Kawan Lamo Galo Palembang M Fitriansyah mengatakan uika inisiasi diskusi ini murni lahir dari keprihatinan para aktivis terhadap penularan gaya hidup menyimpang di kalangan remaja.

“Kita punya generasi ke depan, ada kawan-kawan mahasiswa. Umur 20 tahunan yang banyak tertular. Inilah yang jadi keresahan kita. Di sini ada organisasi mahasiswa dan komunitas yang mendukung acara ini,” katanya.

Pihaknya memastikan gerakan penolakan ini akan terus disuarakan secara terstruktur ke tingkat yang lebih tinggi demi memastikan lingkungan kota bersih dari aktivitas kelompok tersebut.

“Kita akan teruskan ke provinsi dan mendukung di tingkat nasional agar segera membubarkan LGBT di Indonesia. Semoga apa yang menjadi tujuan kita, bisa terwujud sesegera mungkin,” pungkasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru