Nusantaraterkini.co, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap ada 212 merek beras terindikasi oplosan.
BACA JUGA: KPK periksa 9 Saksi, Orang-orang Dekat Kadis PUPR Sumut di BPKP Medan
Amran sudah melaporkan temuan ini ke Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung).
"Sekarang ini kami, sudah menyurati Kapolri dan Jaksa Agung memberikan data-data itu dan kami juga serahkan buktinya hasil dari 13 lab yang kami minta bantu," kata Amran, Rabu (16/7/2025).
Dia juga meyakini nilai kerugian akibat kasus beras oplosan lebih dari Rp99 triliun.
Apalagi, kata dia, ratusan merek yang terindikasi mengoplos beras itu telah beroperasional lebih dari satu tahun.
"Kalau ini Rp99 triliun itu adalah masyarakat. Sebenarnya ini (nilai kerugian) satu tahun, tetapi kalau ini terjadi 10 tahun atau 5 tahun, karena ini bukan hari ini terjadi, ini sudah berlangsung lama Pak. Tetapi nanti angkanya sudah pasti, bukan Rp100 triliun, pasti di atas kalau ini dilacak ke belakang," ujar dia.
(cw1/nusantaraterkini.co)
