Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Herman Deru Minta Pemuda Sumsel Tak Kalah oleh Godaan Narkoba

Herman Deru Minta Pemuda Sumsel Tak Kalah oleh Godaan Narkoba

A A

Nusantaraterkini.co, - Gubernur Sumatera Selatan, mengingatkan para pemuda agar menghindari godaan karena dinilai dapat merusak masa depan bangsa, Kamis (17/9/2026).

Deru menekankan pentingnya pencegahan sejak usia dini dengan memperkuat ilmu, agama, serta adat dan budaya.

“Anak-anak muda, para pemuda yang saya banggakan, hindarilah dari godaan ini. Karena narkoba ini pecandunya pasti karena tidak berani menghadapi realita kehidupan,” ujar Deru saat diwawancarai langsung di Kantor Gubernur Sumsel.

Menurutnya, pencegahan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan aparat kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mencegah peredaran narkoba.

“Dengan ilmu, dengan agama yang baik, dengan adat budaya kita orang Sumsel ini, saya yakin pemuda Sumsel akan terlepas dari godaan narkoba,” tuturnya.

Ia menyebut berdasarkan survei enam tahun lalu, Sumsel berada pada peringkat kedua dalam hal terjadinya peredaran dan kecanduan konsumsi narkoba. 

Ia berharap survei terbaru dapat menunjukkan adanya penurunan melalui upaya yang dilakukan kepolisian dan BNN.

“Survei 6 tahun yang lalu kita ini pada peringkat 2 yang terjadinya peredaran dan kecanduan konsumsi. Kita berharap ada survei lagi yang bisa menyemangati kita kalau dia bisa turun dengan gerakan polisi, BNN, tapi keterlibatan masyarakat ini yang paling penting untuk mencegahnya,” imbuhnya.

Ia menyebut tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pamong desa dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) memiliki peran dalam membantu pencegahan narkoba di lingkungan masing-masing.

“Ini tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pamong desa dan juga Linmas. Ini, sekarang kan sudah ada Satlinmas. Aku minta Linmas ini tetap minimal dia menjadi intel negara lah dalam hal ini untuk menyumbang informasi karena mereka yang lebih tahu kondisi di desanya masing-masing,” ujarnya.

Informasi tersebut, lanjutnya, dapat berkaitan dengan kondisi pengguna maupun dugaan peredaran narkoba di desa.

“Pengguna, mungkin ada peredaran, atau ada pengedar di situ,” tuturnya.

Dirimya berharap pemusnahan narkoba yang telah dilaksanakan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran seluruh pihak mengenai bahaya narkoba.

“Kita berharap dengan pemusnahan yang dilaksanakan tadi akan memotivasi semua pihak agar sama-sama sadar bahwa narkoba ini perusak masa depan bangsa. Jadi anak-anak muda kita, kita cegah jangan sampai terlibat. Jadi yang paling baik itu adalah mencegah dari mulai usia dini,” ungkapnya.

Ia mengatakan wilayah yang rawan peredaran narkoba telah dipetakan. Menurutnya, peredaran narkoba kini juga menyasar wilayah perdesaan.

“Tadi disana disebutkan Malaysia, , kabupaten yang dituju tadi kan di backdrop tadi kan ada tertulis. Nah, inilah yang kalau kita tidak antisipasi, justru sekarang ini peredaran itu menyasar ke desa-desa,” katanya.

Ia menegaskan jika kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama untuk mengetahui faktor yang menyebabkan peredaran narkoba menyasar hingga ke desa.

Untuk itu, ia ingin membuat edaran kepada seluruh bupati dan wali kota agar melakukan deteksi dini serta pencegahan melalui keterlibatan tokoh masyarakat dan satuan pendidikan.

“Maka aku ingin buat edaran kepada seluruh bupati, wali kota, agar minimal mendeteksi dini dan mencegah ini melalui keterlibatan para tokoh-tokoh dan satuan pendidikan,” pungkasnya.

(Tia/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait