Menkes Targetkan RS Vertikal Surabaya Jadi Super Hub Layanan Kanker, Stroke, Jantung
Nusantaraterkini.co, SURABAYA - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin meninjau pembangunan Rumah Sakit UPT Vertikal Surabaya pada Sabtu (13/1/2024).
Baca Juga : Status PNS Digantung, Dokter Spesialis Anak Penerima Beasiswa Kemenkes di Humbahas Gugat Pemerintah
Ia berharap rumah sakit vertikal tersebut mampu menjadi rumah sakit super hub untuk layanan kanker, jantung, dan stroke di Indonesia.
Baca Juga : Putusan MK: KKI dan Kolegium Tetap Independen, Kemenkes Perkuat Tata Kelola Profesi
Budi dan rombongan meninjau langsung ke lantai 7 gedung A atau gedung utama. Rencananya, RS Vertikal Surabaya bakal memiliki empat gedung, yaitu gedung utama, gedung khusus untuk stroke, gedung khusus untuk kanker, dan gedung khusus untuk melayani penyakit jantung.
“Harapan saya rumah sakit ini nanti akan menjadi super hub di mana rumah sakit- rumah sakit besar yang kita bangun di Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, kalau butuh rujukan pelayanan yang lebih spesifik bisa datang ke sini,” ujarnya dikutip dari laman Kemenkes, Minggu (15/1/2024).
Baca Juga : RS Adam Malik Borong Dua Penghargaan Nasional dari Kemenkes
Selain di Surabaya, Kemenkes juga membangun RS yang sama untuk pelayanan kanker, jantung, dan stroke di Makassar, Sulawesi Selatan. RS tersebut diharapkan juga mampu menjadi super hub untuk Maluku, Papua, Sulawesi, dan Kalimantan.
Baca Juga : Banjir Lumpuhkan 87 Rumah Sakit, Menkes Pastikan Seluruh Layanan Pulih 100 Persen
Gedung RS UPT Vertikal Kemenkes ini akan memiliki empat tower atau gedung yang terdiri atas tower A sebagai medical center atau gedung utama, tower B untuk spesialis jantung, tower C untuk spesialis otak, dan tower D untuk spesialis kanker.
RS Vertikal ini merupakan wujud transformasi layanan kesehatan. Transformasi layanan kesehatan di Indonesia mencakup transformasi layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan Kesehatan, sistem pembiayaan kesehatan, SDM kesehatan, dan teknologi kesehatan.
RS Vertikal juga untuk mendukung program Kemenkes dalam mempercepat pemerataan pelayanan rumah sakit. RS UPT Vertikal ini akan menjadi pendatang baru (newcomer) dari 408 rumah sakit yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.
Lokasi pembangunan RS UPT Vertikal Kementerian Surabaya ini berada di Jalan Indrapura Nomor 17, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya, dengan total luas lahan 5,24 hektare.
Pembangunan RS UPT Vertikal ini merupakan Program Prioritas Nasional Bidang Kesehatan yang sesuai dengan Rencana Kerja Kementerian Kesehatan Tahun Anggaran 2022-2024.
Pembangunan RS UPT Vertikal di Surabaya didesain untuk dapat memberikan layanan komprehensif, khususnya penyakit katastropik, secara paripurna mulai dari diagnostik, terapetik, hingga rehabilitatif. Pembangunan RS UPT Vertikal juga untuk bersaing dengan rumah sakit lain di Asia.
Pembangunan RS UPT Vertikal di Jawa Timur, khususnya di Surabaya, merupakan wujud tanggung jawab Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan rujukan tersier yang bermutu dan terjangkau; serta melayani masyarakat di Provinsi Jawa Timur dan seluruh masyarakat Indonesia.
Dasar penetapan lokasi RS UPT Vertikal di Surabaya karena memiliki aksesibilitas yang baik dari berbagai daerah di Indonesia. Selain memiliki rute langsung penerbangan udara yang cukup banyak, termasuk jalur-jalur internasional ke dan dari Asia, Eropa, Amerika, Australia.
Dengan kemudahan aksesibilitas ini, RS UPT Vertikal Surabaya dapat mengurangi beban antrean layanan jantung, kanker dan stroke di wilayah Jawa. Selain itu, RS UPT Vertikal Surabaya dapat memperluas jangkauan layanan dalam skala Nusantara.
Keberadaan RS UPT Vertikal di Surabaya akan memperkuat sistem pelayanan kesehatan rujukan yang sudah ada. Rumah Sakit UPT Vertikal ini juga akan dikembangkan menjadi RS Pendidikan yang melaksanakan fungsi edukasi, pusat penelitian, dan pengembangan kesehatan.
(zie/nusantaraterkini.co)
