Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Mabes TNI Siap Koordinasi dengan KPK Usut Kasus BNPB ​

Mabes TNI siap berkoordinasi dengan KPK mengusut dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB yang menyeret dua prajurit aktif.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, menanggapi langkah penyidikan yang tengah dilakukan lembaga antirasuah terhadap dugaan penyelewengan anggaran di BNPB, Kamis (22/10/2026).(foto: rmol)
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, menanggapi langkah penyidikan yang tengah dilakukan lembaga antirasuah terhadap dugaan penyelewengan anggaran di BNPB, Kamis (22/10/2026).(foto: rmol)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan kesiapan penuh untuk berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan keterlibatan dua oknum prajurit TNI aktif dalam konstruksi perkara korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

​Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI , menanggapi langkah penyidikan yang tengah dilakukan lembaga antirasuah terhadap dugaan penyelewengan anggaran di instansi penanggulangan bencana tersebut.

​"TNI menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan akan berkoordinasi dengan KPK, serta menindaklanjuti setiap informasi yang disampaikan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku," ujar Mayjen di Jakarta, seperti dilansir RMOL, Kamis (22/10/2026).

​Sebelumnya, Juru Bicara KPK mengungkapkan bahwa keterlibatan dua oknum prajurit TNI aktif terungkap dari proses penyelidikan mendalam. Sebagai tindak lanjut, KPK telah mengirimkan surat resmi kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada Selasa, 20 Oktober 2026, yang memuat konstruksi perkara secara utuh berikut pemetaan peran pihak-pihak yang diduga terlibat.

​KPK menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan institusi militer dalam menegakkan hukum secara transparan. 

"Terkait perkembangan penanganan perkara yang menyeret oknum militer, penyidikan selanjutnya akan dikoordinasikan bersama Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru