Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Luasan Kebakaran Sungai Rambutan Masih Dihitung, Tim Manggala Agni Gempur Karhutla di Lima Titik

Regu pemadam Daops Manggala Agni XIV/Banyuasin mengintensifkan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang kawasan Desa Sungai

Tim satgas karhutla saat memadamkan api di lahan yang berlokasi di Desa Sungai Rambutan, Kamis (13/8/2026). (foto: tia/nusantaraterkini.co)
Tim satgas karhutla saat memadamkan api di lahan yang berlokasi di Desa Sungai Rambutan, Kamis (13/8/2026). (foto: tia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, - Regu pemadam Daops Manggala Agni XIV/Banyuasin mengintensifkan upaya pemadaman () yang menerjang kawasan , Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (13/8/2026).

Penanganan di menjadi bagian dari operasi pemadaman simultan yang dilancarkan personel Manggala Agni di lima titik desa rawan , meliputi Desa Pulau Semambu, Desa Suak Batok, Desa Tanjung Seteko, serta Desa Palemraya.

"Saat ini kawan-kawan melakukan kegiatan pemadaman di lima desa. Pertama Desa Pulau Semambu, kemudian Desa Sungai Rambutan, Desa Suak Batok, Desa Tanjung Seteko, dan Desa Palemraya," ujar , saat diwawancarai langsung, Kamis (13/8/2026).

Tim satgas karhutla saat memadamkan api di lahan yang berlokasi di Desa Sungai Rambutan, Kamis (13/8/2026). (foto: tia/nusantaraterkini.co)

Rahmad mengatakan jika luasan lahan terbakar di Desa Sungai Rambutan saat ini masih dalam proses penghitungan tim lapangan.

“Hari ini telah berhasil dipadamkan di Desa Pulau Semambu dan Desa Sungai rambutan. Dan saat ini masih proses di tiga desa yang lainnya,” katanya.

Sementara untuk lokasi lain seperti Desa Pulau Semambu, dari total 5 hektare area terbakar di kompleks PPK Sekolah, petugas telah berhasil mengisolasi dan memadamkan seluas 1 hektare.

Dalam penentuan skala prioritas penanganan, Manggala Agni membagi fokus personel berdasarkan tingkat ancaman terhadap pemukiman penduduk.

Kebakaran di Desa Palemraya dan Tanjung Seteko yang muncul sejak pukul 15.00 WIB menjadi perhatian khusus karena posisinya yang relatif dekat dengan pemukiman warga.

"Untuk yang di Sungai Rambutan itu belum dihitung, dan yang tiga tempat masih dalam proses. Karena ada informasi di Palemraya itu berdekatan dengan warga, itu yang jadi prioritas kami," terangnya.

Guna menjinakkan kobaran api di beberapa titik tersebut, Daops Manggala Agni XIV/Banyuasin menerjunkan satu regu pemadam yang dilengkapi dua unit mesin jinjing.

“Kalau untuk Desa Sungai Rambutan ini jarak lokasi kebakaran agak jauh dari pemukiman, sekitar satu kilometer,” tuturnya.

Operasi penanggulangan berlangsung marathon sejak pukul 08.00 WIB di Pulau Semambu, hingga sore hari di lokasi lainnya.

Di lapangan, tim menghadapi hambatan teknis lantaran minimnya pasokan air dan jauhnya jarak jangkauan api dari titik armada.

"Di Pulau Semambu itu sumber air yang sudah menipis dan kita penggelaran selang itu cukup panjang sampai dengan 300 meter," pungkasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait