Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

LP3MI Desak Pencopotan Kapolres Tapanuli Utara karena tak Peduli Maraknya Narkoba

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Junaidin Zai
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketua Umum LP3MI, Irvan Simatupang saat diwawancarai usai, melakukan unjuk rasa, di Makopolrestabes Medan, Kamis (31/10/2024). (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co).

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Ketua Umum Lembaga Peduli Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (LP3MI), Irvan Simatupang, menyatakan bahwa Kapolres Tapanuli Utara tidak serius dalam menangani permasalahan narkoba.

Menurut Irvan, penanganan kasus narkoba membutuhkan perhatian yang lebih besar dari pihak kepolisian.

"Kapolres Tapanuli Utara seharusnya aktif dalam memberantas peredaran narkoba, namun hingga kini terlihat kurang responsif," ujar Irvan, kepada wartawan, di Mapolda Sumut, Kamis (31/10/2024).

Baca Juga : Perang Lawan Narkoba, Intel Kodim Simalungun Sita Puluhan Paket Sabu dan Amankan 7 Orang ​

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat di Tapanuli Utara telah melaporkan beberapa kasus penyalahgunaan narkoba yang meresahkan, namun respon yang diterima belum memadai.

Menurutnya, pihak kepolisian harus tegas dalam upaya pemberantasan narkoba guna melindungi generasi muda dari dampak buruk penyalahgunaan zat terlarang.

"Jika Kapolres tidak mampu menunjukkan kinerja yang lebih baik, kami dari LP3MI meminta agar Kapolres Tapanuli Utara segera dicopot dan digantikan dengan yang lebih berkomitmen dalam pemberantasan narkoba," tegas Irvan.

Baca Juga : Ketua LMP Madina Minta Kapolda Kejar Pemasok Narkoba di Madina 

Dirinya juga menduga, jika Kapolrestabes Taput telah melundingi seorang bandar narkoba dalam melangsunsungkan aktivitas peredaran narkoba.

"Dugaannya, karena Kapolres tidak pernah merespons laporan masyarakat. Bahkan media juga sudah memberitakan, namun ia (Kapolres) tetap tak memberikan respons.

Bukan hanya itu, prkatik perjudian di wilayah Taput juga mengancam moral yang berlaku. Disebutkannya, aktivitas ini juga tidak pernah ditangani secara serius.

(cw7/nusantaraterkini.co)