Lembaga Survei: Peluang Prabowo-Gibran Untuk Satu Putaran Terbuka
peluang capres-cawapres nomor urut dua Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming untuk menang satu putaran terbuka lebar
Lembaga Survei: Peluang Prabowo-Gibran Untuk Satu Putaran Terbuka
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, jika peluang calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut dua Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming untuk menang satu putaran terbuka lebar.
“Soal apakah ini ada indikasi satu putaran atau tidak, kami belum menemukan secara absolut. Meskipun saya harus mengatakan dengan perolehan 48,55 persen ini (survei 10-16 Januari) peluang buat Prabowo-Gibran untuk unggul satu putaran itu terbuka, tidak tertutup,” katanya, Sabtu (20/1/2024).
Meskipun angkanya belum mencapai 50 persen plus satu, dijelaskannya, tetap ada potensi satu putaran untuk Pasangan Calon (Paslon) 02.
Dalam paparannya, keberhasilan satu putaran akan tergantung dengan dua hal. Yang pertama adalah pemilih yang belum menentukan pilihannya (undecided voters).
“Terkait dengan undecided voters, 5,68 persen yang belum menentukan pilihan cenderung terbagi proporsional ke tiga paslon atau ngeblok ke salah satu paslon,” tuturnya.
Sementara itu, ia berpendapat, undecided voters umumnya cenderung mengarah ke penantang yang ingin membawa perubahan. Bukan yang ingin meneruskan apa yang dilakukan pemerintahan saat ini.
“Dalam konteks ini Prabowo-Gibran maupun Ganjar-Mahfud itu lebih mempresentasikan Petahana, sementara Anies-Muhaimin lebih mempresentasikan sebagai penantang apalagi narasi yang dipakai adalah narasi perubahan,” tambahnya.
Jadi kalau 5,68 persen ini cenderung lari ke Anies-Muhaimin, jelasnya, Prabowo-Gibran akan gagal untuk membungkus kemenangan dalam satu putaran.
Kemudian, hal lain yang membuat satu putaran bergantung adalah turnout voters. Turnout dijelaskannya adalah kebersediaan dari responden untuk menggunakan haknya.
“Dalam survei angka-angka ini adalah potensi turnoutnya 100 persen buat pendukung paslon 01, 02, dan 03. Kalau misalnya 19 persen yang tidak menggunakan hak pilihnya ini terjadi secara random, artinya tidak sistematik, mereka yang golput itu bias ke salah satu calon mungkin hasilnya (tetap) mirip-mirip juga,” jelasnya.
Tetapi, kalau misal turnout voters bias ke salah satu calon, sementara potensi golput lebih tinggi ke calon yang lain. Maka dijelaskannya itu akan menjadi kabar buruk untuk capres-cawapres yang mempunyai basis pendukung yang malas.
Diketahui, pada hasil akhir Survei Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada 10-16 Januari 2024 menempatkan Prabowo-Gibran pada posisi teratas dengan 48,55 Persen suara.
Pada tempat kedua terdapat Anies-Muhaimin dengan 24,17 persen suara. Dilanjutkan Ganjar-Mahfud dengan 21,60 persen suara.
(mr6/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSPimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Imigrasi Padangsidimpuan, Heru Febrianto Tekankan Nasionalisme dan Integritas
hendra·2 menit yang lalu -
NEWSPolres Binjai Kembali Setor 8 Ton Jagung ke Bulog, Total Serapan Tembus 297,2 Ton
hendra·19 menit yang lalu -
NEWSSiswi Kelas 2 SD di Madina Ditemukan Meninggal Tergantung di Belakang Rumahnya
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSSultan Najamudin Bicara Pergantian Kapolri: Kepercayaan Publik Jadi Kunci Suyudi
hendra·1 jam yang lalu -
-
-
NEWS VIDEOGandeng Wanita Hamil sebagai Kamuflase, Kurir Sabu 35 Kg Jaringan Malaysia Diringkus Polda Sumsel
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
NEWS10 Nama Calon Anggota BPK Ditetapkan, DPD Tekankan Integritas dan Independensi
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALJadi Calon Tunggal Kapolri, Komjen Pol Suyudi Ario Seto: Terima Kasih Presiden!
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPKB Dukung Pergantian Kapolri, Harap Polri Makin Dekat dengan Rakyat
Fadli Tara·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan