Kunjungi IMI Yogyakarta, Bamsoet Dorong Pembinaan Atlet Balap Sejak Usia Dini
Indonesia butuh langkah serupa. Pembinaan atlet balap harus dimulai sejak usia dini, tidak cukup dengan menyediakan motor mini atau gokart, tetapi..
Nusantaraterkini.co, YOGYAKARTA - Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo menuturkan pembinaan atlet balap sejak usia dini merupakan aspek penting dalam pengembangan potensi atlet dan prestasi olahraga di Indonesia.
Baca Juga: Penjualan Tiket Pertandingan Pembuka Piala Presiden 2025 Resmi Dimulai
Sejak usia dini, anak-anak memiliki kapasitas belajar yang luar biasa dalam menyerap teknik, strategi, dan tata cara berkompetisi yang diperlukan dalam olahraga balap. Metode pelatihan yang terencana dengan baik dapat membantu mereka memahami aspek teknis dan taktis dari balapan, sekaligus mengembangkan keterampilan fisik yang mendasar, seperti koordinasi, ketangkasan, dan daya tahan.
"Pentingnya pembinaan sedini mungkin tidak dapat dipandang sebelah mata. Sebuah studi yang dilakukan oleh European Journal of Sports Science mencatat bahwa pembalap muda yang terlatih dari usia dini menunjukkan peningkatan performa yang signifikan dibandingkan dengan mereka yang baru memulai persiapan di usia remaja. Hal ini menunjukkan bahwa tidak hanya teknik yang dapat diasah, tetapi mentalitas serta pengendalian diri juga menjadi faktor penentu keberhasilan," ujar Bamsoet saat menerima Ketua IMI Daerah Istimewa Yogyakarta, Kanjeng Pangeran Haryo Purbodiningrat, di Yogyakarta, Sabtu (28/6/2025) malam.
Bamsoet menjelaskan, negara-negara yang mendominasi dunia balap seperti Spanyol dan Italia memiliki sistem pembinaan atlet balap dari level anak-anak. Mereka tidak hanya menyediakan fasilitas sirkuit mini, tetapi juga pelatihan teknik berkendara, disiplin fisik, hingga simulasi balap yang dirancang menyerupai kondisi balapan profesional. Di Spanyol, federasi balap bahkan memasukkan pendidikan balap ke dalam program ekstrakurikuler sekolah-sekolah olahraga.
"Indonesia butuh langkah serupa. Pembinaan atlet balap harus dimulai sejak usia dini, tidak cukup dengan menyediakan motor mini atau gokart, tetapi juga menghadirkan ekosistem lengkap. Mulai dari sekolah balap, pelatih bersertifikat, kompetisi rutin, serta dukungan psikologis dan nutrisi. Di sinilah peran penting pemerintah, IMI, dan sektor swasta untuk membangun jalur pembibitan yang berkelanjutan," kata Bamsoet.
Baca Juga: Oxford United dan Port FC Dipastikan Ikut Berlaga di Piala Presiden 2025
Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini memaparkan, pembinaan usia dini juga penting untuk membangun karakter. Dunia balap menuntut kedisiplinan, kemampuan mengambil keputusan dalam tekanan tinggi, dan sportivitas tinggi. Nilai-nilai yang bisa ditanamkan sejak dini. Pembalap muda yang terbiasa dilatih dalam sistem profesional akan memiliki etos kerja, mental kompetitif, dan kemampuan adaptasi yang lebih baik ketika menembus pentas internasional.
"Indonesia memiliki potensi besar dalam dunia balap. Nama seperti Veda Ega Pratama, pembalap asal Gunung Kidul Yogyakarta, yang baru saja menorehkan sejarah dengan back to back juara di Red Bull Rookies Cup 2025 di Mugello, Italia, adalah contoh konkret dari hasil pembinaan yang tepat sejak dini. Veda bukan muncul begitu saja. Ia lahir dari program pembinaan jangka panjang, dukungan orang tua, pembimbing berpengalaman, serta keberanian menembus kompetisi internasional sejak usia belia," pungkas Bamsoet.
(fer/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSAde Yuliasih Dorong ICMI Muda Banten Lahirkan Gagasan Produktif untuk Masyarakat
hendra·18 menit yang lalu -
KRIMINALDemi Judi Online, Pria di Jakbar Curi iPhone 13 dan Laptop Acer Senilai Rp21 Juta
hendra·44 menit yang lalu -
NEWS VIDEODosen MDP Palembang Kembangkan Website 'Pantau Api' Berbasis AI untuk Mitigasi Karhutla
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSEdy Saripudin Bakal Gantikan Juwandi sebagai Korwil BGN Tanjabtim, Konsolidasi MBG Jadi Prioritas
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSPolres Binjai Salurkan Lagi 4 Ton Jagung ke Bulog, Total Serapan Tembus 314,2 Ton
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALRazia Gabungan THM di Padangsidimpuan, Seorang Remaja Perempuan Diamankan
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALKapolri Kembali Lakukan Mutasi Besar-besaran: 199 Pati-Pamen Dirotasi, Sejumlah Kapolda dan Wakapolda Diganti
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALHarris Turino Dorong Pajak Digital Global, Potensi Tambahan Penerimaan Rp80 Triliun
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Kembali Terjang Padang, Lumin Park Terendam, 50 KK Mengungsi dan Butuh Bantuan
hendra·4 jam yang lalu -
KRIMINALCabuli Korban Sejak 2021, Predator Anak di Banyuasin Tak Berkutik Diringkus Polisi
Rozie Winata·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan