Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Banjir Kembali Terjang Padang, Lumin Park Terendam, 50 KK Mengungsi dan Butuh Bantuan

Banjir kembali melanda Padang, merendam Lumin Park, Kuranji dan Pauh. Sekitar 50 KK mengungsi dan membutuhkan makanan serta air bersih.

Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu (10/10/2026). (Foto: IG nusantaraterkini.co)
Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu (10/10/2026). (Foto: IG nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, PADANG – Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu (10/10/2026). Perumahan Lumin Park di kawasan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, menjadi salah satu lokasi yang terdampak cukup parah akibat meluapnya sungai setelah hujan deras mengguyur kota tersebut.

Banjir yang kembali merendam kawasan Lumin Park membuat puluhan keluarga harus meninggalkan rumah untuk menyelamatkan diri. Sebagian warga mengungsi ke masjid terdekat karena permukiman mereka terendam air.

Camat Koto Tangah, Rio Ebu, memperkirakan sekitar 50 kepala keluarga (KK) dari kawasan Lumin Park mengungsi akibat bencana tersebut.

Di lokasi pengungsian, warga membutuhkan bantuan kebutuhan pokok untuk memenuhi keperluan sehari-hari selama belum dapat kembali ke rumah masing-masing. Bantuan yang mendesak diperlukan antara lain makanan siap saji, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi, dan air bersih.

Kebutuhan tersebut menjadi perhatian utama, terutama bagi keluarga yang membawa anak-anak dan bayi ke tempat pengungsian.

Sungai Meluap, Sirene Peringatan Banjir Dibunyikan

Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Sumatera Barat, Surihamdazir, mengatakan kenaikan debit air sungai di kawasan Lubuk Minturun terpantau melalui kamera pengawas atau CCTV.

Sebagai langkah peringatan dini, sirene Early Warning System (EWS) banjir di sejumlah titik dibunyikan untuk mengingatkan masyarakat agar menjauh dari aliran sungai dan mencari tempat yang lebih tinggi.

"Sirine EWS banjir berada di sejumlah titik telah dibunyikan, arahan warga agar menjauhi aliran sungai dan cari lokasi tertinggi agar tidak terjebak banjir," ujar Surihamdazir, sebagaimana dikutip pada Minggu (11/10/2026).

Ia menjelaskan, banjir tidak hanya terjadi di Lubuk Minturun. Sejumlah kawasan lain di Kota Padang juga terdampak luapan air yang merendam rumah warga setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak siang hingga sore hari.

Selain Lubuk Minturun dan Sungai Lareh di Kecamatan Koto Tangah, banjir dilaporkan melanda kawasan Guo di Kecamatan Kuranji serta Batu Busuak di Kecamatan Pauh.

Tim SAR Bantu Evakuasi Warga

Merespons kejadian tersebut, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang dan tim SAR Polda Sumatera Barat bergerak membantu warga yang terdampak banjir, termasuk melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terjebak di permukiman.

Wakil Kepala Polda Sumatera Barat, Brigjen Pol Solohin, mengatakan personel SAR kepolisian telah diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses penyelamatan warga.

Menurutnya, personel bergerak setelah menerima laporan mengenai banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kota Padang.

"Polda mendapatkan laporan langsung turun membantu warga untuk evakuasi yang terjebak banjir," ujarnya.

Pengungsi Membutuhkan Bantuan Segera

Banjir yang kembali merendam sejumlah permukiman di Padang menambah kebutuhan penanganan darurat, mulai dari evakuasi warga hingga pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi.

Di kawasan Lumin Park dan Kampung Apa, dampak banjir menjadi perhatian karena banyak rumah terdampak luapan air sungai. Warga yang mengungsi membutuhkan dukungan agar kebutuhan pangan, air bersih, pakaian, dan perlengkapan bayi tetap tersedia selama masa darurat.

Penyaluran bantuan menjadi salah satu kebutuhan mendesak bagi keluarga terdampak, khususnya mereka yang memiliki bayi dan anak-anak.

Sementara itu, warga di kawasan rawan banjir diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air, menjauhi aliran sungai saat hujan deras, serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait