Nusantaraterkini.co MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara mencatat performa positif sektor pariwisata secara kumulatif sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data terbaru, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatera Utara pada periode Januari hingga November 2025 mencapai 268.939 kunjungan. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 17,43 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 229.013 kunjungan.
Meskipun secara agregat tahunan meningkat, tren bulanan menunjukkan adanya perlambatan pada November 2025. Jumlah kunjungan wisman pada bulan tersebut tercatat sebanyak 20.987 kunjungan, atau turun 15,45 persen dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 24.822 kunjungan.
Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara, Asim Saputra, Senin (5/1/2026), menjelaskan bahwa penurunan bulanan ini sejalan dengan tren kunjungan wisman ke Indonesia secara nasional yang juga mengalami penurunan sebesar 7,36 persen pada periode yang sama.
Baca Juga : Kunjungan Wisman ke Indonesia Capai 1,33 Juta Selama Oktober 2025
Dilihat dari asal negara, Malaysia tetap menjadi pasar utama yang mendominasi kunjungan ke Sumatera Utara dengan kontribusi mencapai 54,75 persen dari total wisman pada November 2025. Posisi selanjutnya diikuti oleh Singapura sebesar 6,74 persen, Tiongkok 4,18 persen, Jerman 1,40 persen, dan Amerika Serikat 1,14 persen.
"Tiongkok mencatatkan lonjakan pertumbuhan tertinggi secara tahunan (y-on-y) sebesar 50,43 persen dibandingkan November 2024, meskipun Jerman mengalami penurunan terdalam sebesar 56,66 persen pada perbandingan bulan ke bulan," lanjutnya.
Sektor perhotelan di Sumatera Utara justru menunjukkan dinamika yang berbeda. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada November 2025 rata-rata mencapai 42,62 persen, mengalami kenaikan 1,92 persen poin dibandingkan bulan sebelumnya. Hotel bintang 5 mencatatkan okupansi tertinggi mencapai 60,10 persen.
Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik pada hotel bintang tercatat selama 1,32 malam, dengan tamu asing cenderung menginap lebih lama, yakni rata-rata 1,52 malam.
Baca Juga : Wisman Asal Malaysia Dominasi Kunjungan ke Sumut
Pintu masuk utama bagi para wisatawan mancanegara ini masih didominasi melalui jalur udara. Bandar Udara Internasional Kualanamu menyumbang kontribusi masif sebesar 99,23 persen dari total kunjungan pada November 2025, sementara sisanya masuk melalui pintu laut Pelabuhan Teluk Nibung Tanjung Balai.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
