Krisis Energi Global, DPR Soroti Keberhasilan Pemerintah Tahan Harga BBM
Krisis Energi Global, DPR Soroti Keberhasilan Pemerintah Tahan Harga BBM
Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo, memberikan apresiasi terhadap kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah krisis energi global.
Menurut Firman, kondisi energi dunia saat ini sedang menghadapi tekanan berat akibat eskalasi konflik geopolitik yang berdampak pada lonjakan harga minyak mentah.
Ia menyebut harga minyak dunia jenis Brent telah menembus angka 105 dolar AS per barel, yang memicu kebijakan pembatasan energi di sejumlah negara.
“Banyak negara di Eropa sudah melakukan penjatahan BBM, bahkan mengalami inflasi energi hingga dua digit. Namun Indonesia masih mampu menjaga harga Pertalite di Rp10.000 per liter dan Solar subsidi Rp6.800,” ujar Firman dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).
Firman menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja nyata pemerintah, khususnya Kementerian ESDM di bawah kepemimpinan Bahlil.
Ia menegaskan bahwa stabilitas harga BBM tidak terjadi secara kebetulan, melainkan melalui strategi yang terencana.
Ia memaparkan tiga langkah utama yang dilakukan pemerintah. Pertama, diplomasi energi untuk mengamankan pasokan minyak mentah dari berbagai negara, termasuk kawasan Timur Tengah dan Rusia.
Kedua, optimalisasi kilang dalam negeri dengan meningkatkan lifting minyak hingga sekitar 630 ribu barel per hari serta memaksimalkan operasional kilang seperti Balongan dan Balikpapan.
Ketiga, penerapan subsidi tepat sasaran melalui digitalisasi, termasuk penggunaan sistem MyPertamina serta pengawasan ketat oleh BPH Migas guna memastikan subsidi tidak disalahgunakan oleh sektor industri.
Firman juga menekankan bahwa stabilitas harga BBM memiliki dampak besar terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.
“Jika harga BBM naik, maka harga kebutuhan pokok seperti beras ikut terdampak. Saat ini masyarakat masih bisa membeli BBM tanpa antre panjang, itu menunjukkan negara hadir,” katanya.
Ia berharap kondisi stabil ini dapat terus dipertahankan hingga akhir 2026, meskipun tantangan global masih cukup berat.
“Ke depan tantangan tetap ada, namun kami optimistis di bawah kepemimpinan Pak Bahlil, sektor energi Indonesia tetap aman dan terkendali,” tutup Firman.
(LS/Nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
-
EKONOMITiga Perusahaan Otomotif Mengakui Dugaan Diskriminasi KPPU
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KESEHATANKampanye Germas Ceria, Kahiyang Ajak Siswa Hidup Sehat
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Tangkap Tersangka Pembobol Rumah Guru Agama
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
-
KOTA MEDANPemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Sumatera
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Realisasi APBD 2026
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KESEHATANRico Waas Tegaskan Pembangunan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers di Sidimpuan: Polisi Reka 30 Adegan
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan