Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Krisis Energi Global, DPR Soroti Keberhasilan Pemerintah Tahan Harga BBM

Krisis Energi Global, DPR Soroti Keberhasilan Pemerintah Tahan Harga BBM

Anggota Baleg DPR RI, Firman Soebagyo, menegaskan bahwa berlakunya KUHP dan KUHAP baru sejak 2 Januari 2026 merupakan bukti keberhasilan pemerintah dan parlemen dalam merombak sistem hukum nasional.(foto:istimewa)
Anggota Baleg DPR RI, Firman Soebagyo, menegaskan bahwa berlakunya KUHP dan KUHAP baru sejak 2 Januari 2026 merupakan bukti keberhasilan pemerintah dan parlemen dalam merombak sistem hukum nasional.(foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA — , , memberikan apresiasi terhadap kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum , , dalam menjaga stabilitas (BBM) di tengah .

Menurut Firman, kondisi energi dunia saat ini sedang menghadapi tekanan berat akibat eskalasi yang berdampak pada lonjakan . 

Ia menyebut harga minyak dunia jenis Brent telah menembus angka 105 dolar AS per barel, yang memicu kebijakan pembatasan energi di sejumlah negara.

“Banyak negara di Eropa sudah melakukan penjatahan BBM, bahkan mengalami inflasi energi hingga dua digit. Namun Indonesia masih mampu menjaga harga Pertalite di Rp10.000 per liter dan Solar subsidi Rp6.800,” ujar Firman dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).

Firman menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja nyata pemerintah, khususnya Kementerian ESDM di bawah kepemimpinan Bahlil. 

Ia menegaskan bahwa stabilitas harga BBM tidak terjadi secara kebetulan, melainkan melalui strategi yang terencana.

Ia memaparkan tiga langkah utama yang dilakukan pemerintah. Pertama, diplomasi energi untuk mengamankan pasokan minyak mentah dari berbagai negara, termasuk kawasan Timur Tengah dan Rusia. 

Kedua, optimalisasi kilang dalam negeri dengan meningkatkan lifting minyak hingga sekitar 630 ribu barel per hari serta memaksimalkan operasional kilang seperti Balongan dan Balikpapan.

Ketiga, penerapan subsidi tepat sasaran melalui digitalisasi, termasuk penggunaan sistem MyPertamina serta pengawasan ketat oleh BPH Migas guna memastikan subsidi tidak disalahgunakan oleh sektor industri.

Firman juga menekankan bahwa stabilitas harga BBM memiliki dampak besar terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Jika harga BBM naik, maka harga kebutuhan pokok seperti beras ikut terdampak. Saat ini masyarakat masih bisa membeli BBM tanpa antre panjang, itu menunjukkan negara hadir,” katanya.

Ia berharap kondisi stabil ini dapat terus dipertahankan hingga akhir 2026, meskipun tantangan global masih cukup berat.

“Ke depan tantangan tetap ada, namun kami optimistis di bawah kepemimpinan Pak Bahlil, sektor energi Indonesia tetap aman dan terkendali,” tutup Firman.  

(LS/Nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru