Mengenal Bobibos, BBM Inovasi Anak Bangsa yang Segera Diuji ESDM: Klaim RON 98 dan Emisi Rendah
Bobibos, bahan bakar inovasi Indonesia, segera diuji ESDM untuk menentukan standar BBN atau BBM di tengah dorongan kemandirian energi nasional.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Inovasi bahan bakar alternatif bernama Bobibos kini memasuki tahap penting sebelum dapat digunakan secara luas. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), akan segera melakukan pengujian terhadap produk tersebut.
Sebagai bagian dari persiapan, Ditjen Migas memanggil produsen Bobibos, PT Inti Sinergi Formula, guna mematangkan rencana uji laboratorium sekaligus memastikan kesesuaian standar produk.
Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, Noor Arifin Muhammad, menyebutkan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya pada 14 April 2026.
“Pertemuan lanjutan ini difokuskan pada persiapan pengujian laboratorium serta penentuan klasifikasi produk sebelum dipasarkan secara luas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (26/4/2026).
Bobibos, singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, merupakan biofuel yang dikembangkan oleh M. Ikhlas Thamrin. Produk ini diklaim memiliki angka oktan tinggi setara RON 98, dengan emisi yang sangat rendah. Bahan bakunya berasal dari jerami dan tanaman yang mudah dibudidayakan.
Pengujian oleh pemerintah bertujuan untuk menentukan apakah Bobibos masuk dalam kategori Bahan Bakar Nabati (BBN) atau Bahan Bakar Minyak (BBM). Seluruh proses uji teknis akan dilakukan oleh Lemigas sesuai standar yang berlaku.
Noor menegaskan bahwa pihak pengembang diharapkan aktif dalam memenuhi seluruh persyaratan teknis agar proses pengujian berjalan transparan dan akuntabel.
Selain itu, pengujian juga menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan penggunaan bagi masyarakat, khususnya dalam mencegah potensi kerusakan mesin serta memberikan kepastian hukum jika produk tidak sesuai spesifikasi.
Sebelumnya, dalam uji awal yang dilakukan Lemigas, proses pengambilan sampel telah mengikuti standar internasional ASTM D4057 dari tangki penyimpanan. Namun, hasil identifikasi internal menunjukkan bahwa spesifikasi Bobibos masih perlu penyempurnaan agar memenuhi standar BBN maupun BBM.
Pemerintah sendiri menyambut baik hadirnya inovasi ini sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian energi nasional, terutama di tengah tantangan krisis energi global.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELHerman Deru Kaji Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumsel
Herman Saleh Harahap·15 menit yang lalu -
NASIONALKetua DPD Dorong Bali Jadi Pelopor Gerakan Pilah Sampah Nasional
Herman Saleh Harahap·21 menit yang lalu -
POLITIKSyarat Pendidikan Gibran Digugat, Hensa Sebut Jawaban KPU Kunci MK
Herman Saleh Harahap·26 menit yang lalu -
SUMSELHerman Deru Resmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Palembang
Herman Saleh Harahap·36 menit yang lalu -
SUMSELBayi 11 Hari di Ogan Ilir Nyaris Tewas Disayat Ibu Kandung
Herman Saleh Harahap·56 menit yang lalu -
-
-
NEWSVideo WBP Diduga Pesta Sabu Viral, Lapas Tebingtinggi Dirazia: Tim Gabungan Temukan Sajam Hingga Handphone
hendra·10 jam yang lalu -
SUMSELMenko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
hendra·10 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan