Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pelatih Man United, Ruben Amorim, menegaskan bahwa dia hanya melakukan yang terbaik untuk tim, meski pergantian cepat Joshua Zirkzee jadi kontroversi.
Ruben Amorim menjelaskan alasan mengganti sang pemain, Joshua Zirkzee, sebelum laga babak pertama Liga Inggris 2024-2025 kontra Newcastle berakhir.
Ketika berjalan menuju bangku cadangan, Zirkzee dicemooh oleh suporter di Old Trafford, yang menyaksikan langsung duel Man United vs Newcastle, Senin (30/12/2024) atau Selasa (31/12/2024) dini hari WIB.
Baca Juga : FIFA Dihujani Kritik Keras Usai Beri Piagam Perdamaian Perdana kepada Donald Trump
Pemain rekrutan pelatih MU sebelumnya Erik ten Hag tersebut hanya bermain selama 33 menit dan langsung diganti oleh Kobbie Mainoo.
Pergantian yang terlalu awal menimbulkan pertanyaan besar. Apalagi, saat itu Man United sedang dalam kondisi tertinggal.
Man United kebobolan oleh sepasang gol Newcastle yang lahir dalam kurun 20 menit pertama laga. Tim tamu unggul berkat gol Alexander Isak (4') dan Joelinton (19').
Baca Juga : Pejabat Publik Disaranan Jangan Kabur di Tengah Gejolak Rakyat
Usai diganti, Zirkzee akhirnya tidak menghabiskan waktu lama di bangku cadangan dan memilih langsung ke ruang ganti.
Saat sang penyerang Belanda menuju ruang ganti, suara cemoohan suporter kembali menggema.
Gary Neville yang merupakan legenda Man United, menyebut reaksi publik Old Trafford tersebut sebagai yang paling brutal.
Baca Juga : MU Ditahan Imbang Wolves, Ruben Amorim Kritik Ketajaman Trio Lini Depan
Usai laga, Ruben Amorim menegaskan bahwa keputusannya mengganti Zirkzee sudah berdasarkan perhitungan taktik.
"Kami harus memikirkan tim dan pemain yang sedang menderita," ucap Amorim seperti dilansir Bolasport dari Sky Sports.
"Saya berpikir tim yang menderita ini pada saat itu membutuhkan gelandang," kata pelatih asal Portugal tersebut.
Baca Juga : Vlahovic Tak Sesuai Strategi Motta, Juventus Incar Pemain Man United Joshua Zirkzee
Man United akhirnya gagal mencetak gol balasan dan mesti menerima kekalahan kandang ketiga secara beruntun.
Adapun performa Zirkzee jauh dari kata memuaskan sejak datang pada musim panas tahun ini dari Bologna. Penyerang asal Belanda tersebut baru membukukan tiga gol di Liga Inggris.
Erik ten Hag yang memboyongnya, belum bisa mengeluarkan potensi terbaik Zirkzee. Pergantian tampuk kepelatihan MU dari Ten Hag ke Amorim tak menguntungkan Zirkzee.
Baca Juga : Manchester United Pecat Ruben Amorim, Ole Gunnar Solskjaer Siap Kembali ke Old Trafford
Beberapa waktu lalu, Amorim pernah mendorong Zirkzee untuk lebih sering melakukan pergerakan ke kotak penalti lawan. Kinerja lini depan memang menjadi salah satu aspek yang mesti diperbaiki Amorim.
Dalam tiga laga terakhir, Man United selalu gagal untuk membobol gawang lawan. Berturut-turut, barisan ofensif MU tak berdaya kala bersua Bournemouth (0-3), Wolves (0-2), dan Newcastle (0-2). (rsy/nusantaraterkini.co)
