Kisah Heroik Mas Baron, Berenang Tembus Banjir Demi Normalkan Komunikasi PEP Rantau Field
Aksi heroik Mas Baron berenang bawa Starlink tembus banjir 3 meter demi pulihkan komunikasi di PEP Rantau Field
Nusantaraterkini.co, ACEH TAMIANG - Di balik hilir mudik helikopter yang membawa sembako dan mengevakuasi warga terdampak banjir di Kompleks Pertamina EP Rantau Field, terselip kisah heroik Edi Syahroni alias Mas Baron.
Ia berenang menembus banjir setinggi tiga meter demi normalkan komunikasi yang terputus.
Mas Baron yang sehari-hari bekerja pada bidang IT Pertamina EP Pangkalan Susu Field mendapat informasi yang berseliweran di media sosial mengenai horornya kondisi di Aceh Tamiang.
Bersama sejumlah orang lainnya, Baron bergegas menyambangi Aceh Tamiang setelah mendapat perintah dari Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu, Edwin Susanto dan Pimpinan IT Officer Pangkalan Susu, Joko Nazaruddin.
Tim pun pergi dengan membawa starlink, laptop dan sembako ke Aceh Tamiang. Mereka naik kapal LCT dari Dermaga Pertamina EP Pangkalan Susu dan sandar di Dermaga Serang Jaya, Aceh Tamiang.
Baca Juga : Korban Jiwa Bencana Sumatera Kini Sudah 1.137 Jiwa
"Hari kedua bencana banjir bandang tepatnya Jumat (28/11/2025) kami dapat perintah untuk membawa starlink ke PEP Rantau Field. Jadi, kami ke sana naik kapal turun di Dermaga Serang Jaya," ujarnya saat berbincang, Senin (26/12/2025).
Setiba di Dermaga Serang Jaya, tim dari PEP Pangkalan Susu kemudian menuju ke Gudang Handak. Dalam perjalanannya, ia menyaksikan kondisi yang mengenaskan. Ada beberapa rumah tertimpa rumah. Ada juga rumah runtuh. Warga harus rela meninggalkan desa yang sudah hancur tersapu air.
Di tengah perjalanan, ia bersama rekan-rekannya bertemu tiga orang security dari PEP Rantau Field. Mereka kemudian dibantu melewati daerah Lumpuran lewat jalur alternatif.
"Dari Gudang Handak kami berenang membawa starlink dan laptop menuju PEP Rantau Field. Ketinggian air masih lumayan sekira tiga meter. Bagaimana caranya starlink harus menyala agar komunikasi tidak terputus di PEP Rantau Field," katanya.
Setelah berenang ratusan meter, ia bersama tim tiba di kawasan Pertamina EP Rantau Field. Lalu, mereka menuju Gedung Crisis Center memasang starlink.
"Selama berenang itu, kami ada tiga kali istirahat. Setelah istirahat berenang lagi. Kami tiba di Kompleks PEP Rantau Field. Saya langsung pasang starlink agar akses komunikasi normal," ujarnya.
Sementara itu, General Manager (GM) Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1, Hari Widodo memberikan apresiasi terhadap Edi Syahroni alias Mas Baron bersama empat tim dari PEP Pangkalan Susu Field lainnya. Lewat perjuangan Mas Baron dan rekan-rekan akses komunikasi di PEP Rantau Field berangsur normal.
Baca Juga : Bantu Warga Terdampak, 100 Personel Brimob Polda Banten Dikirim ke Aceh
"Saya terakhir komunikasi dengan teman-teman Rantau Field pada Kamis (27/11/2025). Saat ini, saya dengar kabar masjid sudah kena banjir. Saya sampaikan kawan-kawan harus bisa dapat akses komunikasi. Makanya, begitu tahu keadaan teman-teman saya tenang," katanya.
Menurutnya, perjuangan Mas Baron dan tim sangat penting dalam membuka akses komunikasi yang sempat terputus. Adanya komunikasi membuat tim bisa bekerja cepat melakukan distribusi sembako hingga melakukan evakuasi.
"Saya sangat mengapresiasi Mas Baron dan tim dari PEP Pangkalan Susu Field yang berjuang membawa starlink. Apalagi, mereka berenang supaya komunikasi di PEP Rantau tidak terputus. Lewat komunikasi yang normal, kerja-kerja distribusi sembako dan evakuasi jadi lebih cepat," ungkapnya.
(zie/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·10 menit yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·3 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·4 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·5 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·6 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·7 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·7 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan