Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kemensos Siapkan Rekrutmen Besar-Besaran untuk Guru Sekolah Rakyat

Kemensos membuka rekrutmen lebih dari 5.000 guru dan tenaga kependidikan untuk memenuhi kebutuhan Sekolah Rakyat tahun ajaran 2026-2027.

Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf menyebut sejumlah Sekolah Rakyat masih kekurangan guru. (foto: luki setiawan/nusantaraterkini.co)
Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf menyebut sejumlah Sekolah Rakyat masih kekurangan guru. (foto: luki setiawan/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) menyebut sejumlah masih kekurangan guru. Pemerintah membuka rekrutmen lebih dari 5.000 tenaga pendidik tahun ini. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah akan membuka rekrutmen lebih dari 5.000 guru dan pada tahun ini.

Menurut , kekurangan tenaga pengajar masih terjadi di beberapa lokasi. Namun, proses pembelajaran sejauh ini tetap berjalan karena didukung oleh guru-guru yang telah tersedia di masing-masing daerah.

“Memang ada di beberapa titik yang kita masih kekurangan guru, tetapi selama ini masih bisa di-backup oleh guru-guru yang ada di sejumlah titik,” kata Syaifullah Yusuf di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (17/6/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah terus melakukan konsolidasi dan pembenahan guna memperkuat sumber daya manusia di lingkungan Sekolah Rakyat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan tenaga pendidik dapat terpenuhi pada yang akan menjangkau peserta didik dalam jumlah lebih besar.

“Kami terus berbenah dan memperkuat pemberdayaan manusia agar dalam pelaksanaan tahun 2026-2027 dengan jumlah siswa yang jauh lebih banyak, kebutuhan guru dan sumber daya manusia lainnya bisa tercukupi,” ujarnya.

Mensos menambahkan, pelaksanaan pada tahun ajaran 2025-2026 yang melibatkan lebih dari 15.000 siswa tingkat SD, SMP, dan SMA secara umum berjalan baik. Sejumlah perubahan positif mulai terlihat pada para peserta didik.

Menurutnya, menunjukkan peningkatan kedisiplinan, kemampuan fokus dalam belajar, serta mulai menorehkan berbagai prestasi di sejumlah daerah. Selain itu, kondisi kesehatan siswa juga dinilai semakin baik karena mendapatkan asupan gizi yang cukup dan menerapkan pola hidup sehat selama mengikuti program tersebut.

“Yang penting mereka lebih bugar, lebih sehat karena mendapatkan gizi yang cukup dan pola hidup yang sehat,” kata Syaifullah Yusuf.

Program Sekolah Rakyat menerapkan sistem selama 24 jam yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, dan pola hidup sehat bagi para siswa.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait