Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kemenhut Diminta Segera Proses Lahan Prabowo untuk Gajah di Aceh

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi. Lahan untuk konservasi Gajah. (Foto: Facebook Taman Wisata Lembah Hijau)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA -  Anggota Komisi IV DPR Bambang Purwanto mengharapkan langkah Presiden Prabowo Subianto mengabulkan permintaan Raja Inggris Charles III menyerahkan lahannya kepada World Wildlife Fund (WWF) demi melindungi gajah di Takengon, Aceh, segera dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Jangan ada lagi dikeluarkan izin di atas area tersebut khusus untuk gajah dan satwa lainnya,” kata Bambang Purwanto, Senin (28/7/2025).

Baca Juga : BKSDA Angkat Bicara Usai Gajah yang Minta Diobati Mati di Aceh Timur

Politisi Partai Demokrat ini juga berharap Kementerian Kehutanan (Kemenhut) pimpinan Raja Juli Antoni bisa segera menyerahkan dan memproses pemberian lahan Presiden Prabowo tersebut.

“Kalau pemegang izin (Lahan) sudah menyerahkan harusnya Kemenhut segera proses,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia pun mengapresiasi langkah dan perhatian Presiden Prabowo terhadap satwa liar terutama gajah. Ia mengakui Presiden Prabowo memiliki perhatian tinggi terhadap satwa liar.

“Ini jauh-jauh hari sudah beliau (Prabowo) serahkan lahannya yang selama ini sebagai Hutan Tanaman Industri (HTI ) yang dikelola secara pribadi melalui perusahaannya. Dan sudah ditegaskan Presiden Prabowo diserahkan demi kepentingan gajah agar tidak punah. Karena gajah perlu area hutan yang luas,” pungkasnya.

Baca Juga : Seekor Gajah Jantan Tewas di Perkebunan Sawit di Langkat

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menceritakan keputusannya menyerahkan konsesi lahan seluas 90 ribu hektare di Takengon, Aceh kepada World Wildlife Fund untuk digunakan dalam upaya konservasi gajah.

(cw1/nusantaraterkini.co)