Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, turun langsung untuk melakukan pengecekan dan monitoring Pos Pelayanan dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2025 di wilayah hukum Polres Samosir, Jumat (28/3/2025).
Dalam kegiatan ini, Rina didampingi Kepala Perencanaan dan Pengendalian AKP Tito Juardi serta unsur pimpinan Operasi Ketupat Toba 2025 Polres Samosir.
Baca Juga : Kapolres Samosir Beri Bantuan Sosial Korban Kebakaran 8 Unit Rumah di Desa Simarmata
Beberapa titik lokasi yang menjadi fokus pengecekan meliputi Pos Pelayanan Simpang 4 Jalan Gereja Kelurahan Pasar Pangururan, Pos Pelayanan Simpang Gonting, Pos Pelayanan Menara Pandang Tele, dan Pos Pelayanan Simpang Tiga Tele.
Baca Juga : Jelang HUT ke-77, Polwan Samosir Berbagi Sembako kepada Lansia
Kepada personel Pos Pelayanan, Rina menekankan pentingnya kerapian dan kebersihan baik secara pribadi maupun di lingkungan Pos Pelayanan. Ia juga mengingatkan agar seluruh petugas memahami titik-titik rawan dan segera melengkapi fasilitas pendukung, termasuk mobil ambulans dan mobil pemadam kebakaran untuk menghadapi situasi darurat.
"Saya tekankan kepada seluruh personel agar selalu menjaga kehadiran dan kebersihan Pos Pelayanan. Antisipasi segala potensi gangguan, termasuk penumpukan kendaraan. Jika terjadi kemacetan, segera terapkan sistem buka tutup jalan untuk mengurai arus lalu lintas. Keselamatan dalam bertugas adalah hal utama, dan pastikan pelayanan kepada masyarakat dilakukan secara humanis," ungkapnya.
Baca Juga : Polres Samosir Laksanakan Apel Gelar Pasukan Pengamanan Event Trail Of The Kings 2025
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sikap sopan santun dalam berinteraksi dengan masyarakat, terutama kepada para pengemudi yang mungkin sudah lelah dalam perjalanan.
Baca Juga : Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Toba Tahun 2025, Walikota Medan Apresiasi Jajaran Kepolisian
"Layani masyarakat seperti keluarga sendiri. Jangan gunakan nada tinggi saat memberikan arahan kepada pengemudi, karena kelelahan bisa memicu emosi yang berujung pada perselisihan. Kita harus memastikan Samosir tetap menjadi destinasi wisata yang damai, sejalan dengan statusnya sebagai kawasan wisata super prioritas," tambahnya.
Dia juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, tenaga kesehatan, pemadam kebakaran, dan BPBD dalam menjaga kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
Baca Juga : Ops Ketupat Toba 2025 di Langkat Sukses Tekan Gangguan & Kecelakaan Lalu Lintas
"Kami mohon kepada seluruh petugas dari berbagai instansi untuk terus memperkuat kebersamaan dan saling membantu dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan wisatawan," tutupnya.
(JAS/Nusantaraterkini.co)
