Nusantaraterkini.co, MEDAN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi masyarakat menjelang masa Angkutan Lebaran 2026.
Sebagai langkah proaktif, KAI akan melakukan peningkatan kapasitas dan optimalisasi Rail Ticketing System (RTS) pada Rabu, 21 Januari 2026, mulai pukul 00.00 hingga 04.00 WIB.
Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat performa seluruh kanal pemesanan tiket, baik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal, guna memastikan sistem tetap stabil dan responsif saat menghadapi lonjakan transaksi tinggi pada periode pemesanan tiket Lebaran.
Baca Juga : Persiapan Operasi Ketupat 2026: Korlantas Polri Kedepankan ETLE 95% dan Cara Bertindak Humanis
Plt. Manager Humas Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa pembaruan infrastruktur ini menggunakan teknologi yang lebih modern agar sistem dapat menyesuaikan kapasitas secara dinamis dan real-time.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat merencanakan mudik dengan lebih mudah dan lancar. Dengan sistem yang lebih tangguh, risiko kendala teknis saat war tiket Lebaran dapat kita minimalisir, sehingga aksesibilitas layanan tetap terjaga optimal,” ujar Anwar, Selasa (20/1/2026).
Selama proses optimalisasi sistem yang berlangsung selama empat jam tersebut, layanan pemesanan, pembayaran, hingga pembatalan secara online melalui aplikasi Access by KAI dan kanal mitra eksternal akan diistirahatkan sejenak.
Khusus di wilayah Divre I Sumut, aktivitas ini berdampak pada dua perjalanan kereta api malam, yaitu: KA Sribilah Utama (U56) relasi Medan – Rantau Prapat (Berangkat Medan pukul 23.00 WIB) dan KA Sribilah Utama (U55) relasi Rantau Prapat – Medan (Berangkat Rantau Prapat pukul 22.35 WIB).
Baca Juga : Hari Terakhir Libur Isra Miraj, 30 Ribu Penumpang Padati Kereta Api di Sumatera Utara
KAI telah menyiapkan prosedur khusus untuk memastikan perjalanan penumpang tetap berjalan sesuai jadwal tanpa hambatan:
- Pembelian Tiket Go-Show: Untuk keberangkatan dari Stasiun Medan dan Stasiun Rantau Prapat, penjualan tiket masih dapat dilayani secara online sebelum sistem memasuki masa pemeliharaan. Namun, bagi masyarakat di stasiun antara (seperti Stasiun Kisaran dan Stasiun Tebing Tinggi) yang ingin membeli tiket secara mendadak (go-show), pelayanan dialihkan secara manual melalui loket stasiun (offline).
- Proses Boarding: Petugas stasiun telah menyiapkan manifest penumpang manual. Penumpang yang berangkat pada periode tersebut sangat diimbau untuk menyimpan tangkapan layar (screenshot) e-ticket/kode booking atau memeriksa email konfirmasi sebagai cadangan data guna mempercepat proses verifikasi.
- Waktu Pemeliharaan: Pemilihan waktu dini hari dilakukan dengan pertimbangan trafik transaksi yang paling rendah, sehingga dampak terhadap calon penumpang dapat diminimalisir.
- Keamanan Data: KAI menjamin seluruh data pelanggan dan riwayat transaksi tetap terjaga keamanannya. Sistem dipastikan kembali beroperasi normal secara penuh tepat pada pukul 04.00 WIB.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan singkat ini. Pemilihan waktu dini hari dilakukan untuk meminimalisir dampak bagi pelanggan karena trafik transaksi pada jam tersebut berada di titik terendah. Peningkatan ini adalah wujud komitmen kami dalam menghadirkan layanan transportasi yang modern, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” pungkasnya.
(zie/nusantaraterkini.co)
