Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Jembatan Bailey Tapsel–Tapteng Rampung, Kendaraan Pribadi Mulai Melintas

Editor:  hendra
Reporter: Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Jembatan bailey yang menghubungkan Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan melalui Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, kini telah selesai dibangun dan mulai difungsikan sejak Sabtu (12/12/2025). (Foto: Dok, BNPB)

Nusantaraterkini.co, TAPANULI – Jembatan bailey yang menghubungkan Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan melalui Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, kini telah selesai dibangun dan mulai difungsikan sejak Sabtu (12/12/2025).

Jembatan darurat yang dibangun oleh personel TNI dari Yon Zipur tersebut sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Meski demikian, untuk sementara waktu, akses kendaraan roda empat dari arah Tapanuli Tengah menuju Desa Garoga, Batang Toru, masih terbatas hingga titik sungai buatan akibat banjir bandang.

Masyarakat yang hendak melanjutkan perjalanan menuju wilayah Batang Toru harus berjalan kaki melintasi area terdampak. Kendati demikian, keberadaan jembatan ini sangat membantu mobilitas warga dibandingkan kondisi sebelumnya.

Baca Juga : FOTO: Brimob Polda Sumut Antar Pelajar Terdampak Bencana ke Sekolah Gunakan Mobil Dinas

Pantauan pada Minggu (14/12/2025) menunjukkan aktivitas warga mulai meningkat. Banyak masyarakat, terutama korban banjir bandang, memanfaatkan jembatan darurat tersebut untuk membawa barang-barang ke desa sekitar yang lebih aman.

Pembangunan jembatan bailey ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir bandang di wilayah Batang Toru dan sekitarnya. Infrastruktur sementara tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas harian warga serta mendukung distribusi bantuan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, selain warga lokal, terdapat pula rombongan dari luar daerah yang mendatangi kawasan terdampak. Oleh karena itu, BNPB mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi bencana, terlebih di tengah masa liburan akhir tahun.

Baca Juga : Polemik Izin Kayu: Bupati Tapsel dan Kemenhut Beda Pernyataan soal Penebangan Hutan Sebelum Banjir Bandang Batang Toru

“Masyarakat diminta tidak menjadikan wilayah terdampak bencana sebagai tujuan wisata, demi keselamatan bersama,” demikian imbauan BNPB.

Berdasarkan prakiraan cuaca, dalam tiga hari ke depan wilayah Kecamatan Batang Toru, khususnya Desa Garoga, masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi tersebut berisiko menyebabkan peningkatan debit air sungai secara mendadak.

BNPB juga mengingatkan seluruh tim penanggulangan bencana gabungan yang masih bertugas di lapangan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas.

(Dra/nusantaraterkini.co)