Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Jelang Mudik 2025, Kakorlantas Polri Minta Percepat Perbaikan Jalan Alternatif Pantura

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kakorlantas Polri Brigjen Pol Agus Suryonugroho saat meninjau langsung kondisi jalan di Batang, Jumat (7/2/2025). (Foto: dok Humas Polri)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kakorlantas Polri Brigjen Pol Agus Suryonugroho menyoroti kondisi jalan di Jalur Pantura yang mengalami banyak kerusakan dari Semarang hingga Batang.

Dia menilai, kondisi ini berpotensi membahayakan para pengguna jalan, terutama menjelang libur lebaran 2025.

Agus menjelaskan, banyaknya jalan berlubang dapat menyebabkan perlambatan arus lalulintas hingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Oleh karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait mempercepat perbaikan infrastruktur sebelum puncak arus mudik.

Baca Juga: Konsep WFA untuk Tekan Kemacetan Mudik Dinilai Layak Dikaji

“Kami sudah menelusuri jalur ini, dan memang banyak sekali jalan yang rusak. Jika tidak segera diperbaiki, ini bisa membahayakan para pemudik,” ungkapnya seperti dilansir dari laman Humas Polri, Minggu (9/2/2025).

Lebih lanjut, menurutnya penyebab kerusakan jalan akibat faktor cuaca ekstrem serta aktivitas kendaraan over dimensi dan over load (ODOL). Ia menegaskan bahwa kendaraan yang kelebihan muatan atau dimodifikasi melebihi ukuran standar merupakan pelanggaran serius.

“Overload itu pelanggaran lalu lintas yang bisa ditilang, sedangkan over dimensi adalah kejahatan lalu lintas karena ada unsur kesengajaan dalam memodifikasi kendaraan di luar aturan yang berlaku,” jelasnya.

Baca Juga: Arus Balik Mudik Nataru 2025, Tol Kuala Tanjung-Indrapura Ditutup Kembali

Polri pun, sambung dia, berkomitmen untuk mengambil langkah tegas terhadap kendaraan yang melanggar aturan tersebut. Selain itu, koordinasi dengan pihak terkait akan terus dilakukan untuk memastikan infrastruktur jalan yang digunakan masyarakat saat mudik tetap dalam kondisi aman dan layak.

Dengan survei dan pengawasan yang terus dilakukan, diharapkan infrastruktur jalan di Jalur Pantura dapat segera diperbaiki sebelum momentum Lebaran, sehingga perjalanan para pemudik bisa berlangsung dengan aman dan nyaman.

“Dalam rapat nanti, kami akan membahas lebih lanjut langkah percepatan perbaikan jalan. Negara sudah hadir untuk memastikan keselamatan pengguna jalan,” tambahnya.

(*/Nusantaraterkini.co)