Iran Tetapkan Militer Uni Eropa Teroris Usai Pernyataan Kontroversial Dubes AS
Iran tetapkan militer UE teroris & kecam pernyataan ekstremis Dubes AS soal klaim wilayah Israel di Timur Tengah
Nusantaraterkini.co, KAIRO - Iran pada Sabtu (21/2/2026) berjanji menegakkan persatuan nasional dan menetapkan angkatan laut (AL) serta angkatan udara (AU) negara-negara Uni Eropa (UE) sebagai organisasi teroris.
Langkah tersebut diambil di tengah meluasnya kecaman di berbagai negara Arab terhadap pernyataan kontroversial seorang utusan Amerika Serikat (AS).
Berbicara dalam sebuah pertemuan di Teheran, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan kembali komitmen pemerintahannya terhadap ketahanan dan persatuan nasional, seraya menyatakan Iran tidak akan tunduk pada tekanan eksternal saat menjalani perundingan nuklir dengan AS.
"Kami akan melakukan berbagai upaya dan tidak akan tunduk pada kesulitan apa pun yang kami hadapi," ujarnya dalam pernyataan yang disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi milik pemerintah Iran, IRIB TV.
Meski mengakui adanya berbagai kesulitan, Pezeshkian menyerukan kohesi nasional, dengan mendesak rakyat Iran untuk "mengesampingkan perbedaan" dan tetap bersatu.
Pernyataan Pezeshkian tersebut disampaikan menyusul peningkatan kekuatan militer AS baru-baru ini di Timur Tengah serta dua putaran perundingan nuklir tak langsung antara Washington dan Teheran, yang berfokus pada program nuklir Iran dan kemungkinan pencabutan sanksi AS.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Iran menyatakan negara itu telah menetapkan AL dan AU seluruh negara anggota UE sebagai organisasi teroris.
Langkah tersebut diambil sebagai respons terhadap keputusan terbaru UE yang dinilai "melanggar hukum dan tidak dapat dibenarkan" dengan menetapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (Iran's Islamic Revolution Guards Corps/IRGC) sebagai organisasi teroris, demikian pernyataan Kemenlu Iran.
Keputusan UE tersebut "bertentangan dengan prinsip dan aturan dasar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta hukum internasional," lanjut pernyataan itu.
Di tengah perkembangan yang kian intens di Timur Tengah, Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee mengatakan dalam sebuah wawancara pada Jumat (20/2) bahwa Israel memiliki "hak alkitabiah" untuk mengeklaim kendali atas seluruh Timur Tengah, atau setidaknya sebagian besar kawasan tersebut.
Pernyataan Huckabee tersebut memicu kecaman dari berbagai negara Arab, dengan Liga Arab menyebutnya sebagai "sangat ekstremis".
Pernyataan Huckabee yang dinilai tidak logis dan tidak rasional tersebut "tidak sejalan dengan prinsip-prinsip dasar dan norma diplomasi yang telah diakui secara luas," kata Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul-Gheit dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan Huckabee tersebut "hanya akan memperkeruh suasana dan membangkitkan emosi keagamaan maupun nasional" di saat negara-negara sedang menjajaki cara pelaksanaan gencatan senjata di Gaza dan "pemanfaatan peluang untuk meluncurkan proses politik yang serius menuju perdamaian," ujar Aboul-Gheit.
Kemenlu Mesir pada Sabtu menyatakan "keheranannya" atas pernyataan Huckabee tersebut, seraya menggambarkannya sebagai "pelanggaran terang-terangan" terhadap hukum internasional dan Piagam PBB.
Turut menyebut retorika tersebut sebagai "ekstremis", Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud pada hari yang sama mengatakan bahwa tindakan Huckabee "mengisyaratkan konsekuensi serius dan mengancam perdamaian serta keamanan internasional dengan memusuhi negara-negara dan rakyat di kawasan ini serta merusak fondasi tatanan internasional."
(*/nusantaratetkini.co)
Sumber: Xinhua
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELGubernur Sumsel Bakal Perluas Kolam Retensi untuk Atasi Banjir Simpang Polda Jelang Musim Hujan
hendra·22 menit yang lalu -
NEWSFormappi Soroti Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran: Kini Lebih Tepat Disebut Kabinet Kompromi
hendra·51 menit yang lalu -
KRIMINALDitawar Rp300 Ribu untuk Seks, Pria di Labura Bunuh Pasangan Sesama Jenis: Satu Pelaku di Bawah Umur
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSTak Banyak yang Tahu, Kapolri Suyudi Ario Seto Pernah Pamer Aksi Debus Bengkokkan Golok
hendra·2 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Turun Tipis ke Rp2.576.000 Per Gram, Perak Naik Menjadi Rp40.750
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIDPR Desak BI Perketat Keamanan QRIS dan Lindungi 65 Juta Pengguna dari Kejahatan Siber
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKPengamat: Prabowo dan Jokowi Bisa Berhadapan di Pilpres Mendatang Jika Loyalis Dicopot
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
-
SUMSELKinerja Penyerapan Tinggi, Menteri PKP Setujui Tambahan 3.000 Unit Rumah Subsidi untuk Sumsel
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
PERISTIWATragis! Pria 64 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Kertapati Palembang
Rozie Winata·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan