Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Iran Siap Lanjutkan Jalur Perdamaian Jika AS Bangun Kepercayaan

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebut Teheran siap lanjutkan jalur perdamaian jika AS bangun kepercayaan

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pidato pada peringatan 47 tahun Revolusi Islam 1979 di Teheran, Iran, pada 11 Februari 2026. (Xinhua/Shadati)
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pidato pada peringatan 47 tahun Revolusi Islam 1979 di Teheran, Iran, pada 11 Februari 2026. (Xinhua/Shadati)
A A

Nusantaraterkini.co, TEHERAN - Presiden pada Sabtu (8/8/2026) mengatakan Teheran akan terus menempuh jalur perdamaian di bawah nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang baru-baru ini ditandatangani dengan Amerika Serikat (), asalkan Washington turut membantu membangun suasana saling percaya.

" berupaya melangkah di jalur perdamaian berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam MoU," kata Pezeshkian dalam konferensi pers.

Dia menambahkan, sekarang adalah waktu terbaik untuk mencapai kesepakatan, karena ada solidaritas, kekuatan, dan persatuan di dalam negeri.

"Kami bertekad untuk menggunakan MoU tersebut sebagai landasan dengan syarat menghilangkan suasana ketidakpercayaan yang telah diciptakannya, dan suasana saling percaya dapat terbentuk," ujarnya.

Dia menyoroti prinsip timbal balik dalam negosiasi dengan AS, menyebutkan bahwa Iran akan menyesuaikan komitmennya sesuai dengan tingkat kepatuhan AS.

"Jika pihak lain berupaya menggunakan kekuatan, Iran tidak akan membiarkannya begitu saja," tuturnya.

Dia menambahkan bahwa dasar tindakan Iran pada akhirnya akan bergantung pada keputusan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei.

Pada Juni, Iran dan AS menandatangani MoU mengenai penghentian perang di semua front, termasuk Lebanon.

Kedua belah pihak semula dijadwalkan untuk mengadakan negosiasi dalam kurun waktu 60 hari guna mencapai kesepakatan final, tetapi eskalasi baru-baru ini di kawasan tersebut telah menimbulkan ketidakpastian mengenai kelanjutan perundingan.

(*/Nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait