Herman Deru Minta Bupati dan Wali Kota se-Sumsel Gelar Salat Minta Hujan
Herman Deru Minta Bupati dan Wali Kota se-Sumsel Gelar Salat Minta Hujan
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota se-Sumsel untuk menggelar salat Istisqa di wilayah masing-masing, Selasa (25/8/2026).
Hal itu bertujuan untuk memohon turunnya hujan di tengah ancaman karhutla dan kekeringan yang sedang melanda wilayah Sumsel.
“Saya harapkan Forkopimda kabupaten kota, para bupati, wali kota beserta Forkopimdanya melaksanakan juga di kabupaten kota,” ujar Deru.
Instruksi tersebut disampaikan Herman Deru usai memimpin pelaksanaan salat Istisqa tingkat provinsi yang berlangsung khusyuk di Griya Agung Palembang.
Pelaksanaan salat meminta hujan di ibu kota provinsi tersebut diikuti oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, personel TNI dan Polri, tokoh agama, hingga masyarakat umum.
Ia menegaskan jika gerakan doa bersama ini menjadi ikhtiar batiniah setelah berbagai upaya penanganan karhutla secara teknis dijalankan di lapangan.
“Setelah upaya-upaya kita secara lahiriah kita laksanakan dari tingkat desa sampai Presiden membantu kita. Satgas tingkat provinsi, tingkat kabupaten, kota sudah bergerak,” imbuhnya.
Menurutnya, seluruh pihak tidak boleh hanya mengandalkan kemampuan teknis fisik semata tanpa memohon ampunan serta pertolongan dari Tuhan Yang Maha Esa.
“Kita tentu tidak boleh terlalu percaya diri dengan upaya tanpa ada ridha Allah subhanahu wa ta'ala. Untuk itu kita mohon ridha, mohon ampun, mohon diberikan hujan,” tuturnya.
Ia menekankan jika keberadaan air hujan yang diharapkan turun tidak semata-mata diproyeksikan untuk melenyapkan paparan kabut asap akibat karhutla.
Lebih luas dari itu, pasokan air hujan sangat krusial untuk menjaga stabilitas dan kelangsungan hidup masyarakat yang terdampak fenomena kemarau panjang.
“Bukan hanya untuk menghilangkan asap, tetapi kelangsungan kehidupan,” tegasnya.
Di sisi lain, Pemprov Sumsel juga terus mengoptimalkan upaya teknis melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang hingga kini telah memasuki 95 kali penerbangan.
Tim Satgas berencana kembali melakukan penyemaian garam pada Jumat, 28 Agustus 2026 mendatang, memanfaatkan potensi kemunculan awan basah berdasarkan prediksi BMKG.
"Tanggal 28 diperkirakan akan ada awan yang mengandung air. Menurut perkiraan BMKG, di situlah saat tepatnya kita menabur garam lagi melalui OMC," ungkapnya.
Ia berharap hujan yang tercipta dari gabungan ikhtiar doa dan teknologi modifikasi cuaca ini dapat mengguyur wilayah Sumsel secara merata dan bertahan lama.
“Kita berdoa hujannya tetap turun di Sumatera Selatan, enggak ke mana-mana,” ucap dia.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
NEWSPeserta PKA Sumut Angkatan II Perkuat Tata Kelola & Kepemimpinan Berbasis di Data Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta
hendra·30 menit yang lalu -
-
-
EKONOMIRico Waas Jamin Kemudahan Investasi Pengusaha India di Medan
Herman Saleh Harahap·48 menit yang lalu -
NEWSDPD Dorong Temuan BPK Ditindaklanjuti hingga ke Daerah, Soroti Persoalan yang Berulang
hendra·53 menit yang lalu -
KRIMINALKoper Berisi 2 Kg Sabu Gagal Lolos, 2 Pemuda Aceh Diciduk di Bandara Kualanamu
hendra·1 jam yang lalu -
-
NEWSSuprihatini Dorong KWP di Bawah Rafyq Panjaitan Perkuat Informasi Kinerja DPR
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKabut Asap Makin Pekat, Pemprov Sumsel Gelar Salat Istisqo Minta Turun Hujan
Fadli Tara·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan