Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Geger! WN Ukraina Ditemukan Tewas Membusuk di Kontrakan Canggu, Polisi Turun Tangan

WN Ukraina berinisial VK ditemukan tewas membusuk di rumah kontrakan Canggu, Badung, Bali. Polisi menyelidiki penyebab kematian korban.

Ilustrasi mayat. (Foto: istimewa)
Ilustrasi mayat. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,  – Seorang warga negara (WN) Ukraina berinisial VK ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di sebuah rumah kontrakan di Banjar Umabuluh, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, .

Jasad korban ditemukan pada Rabu (7/10/2026) malam sekitar pukul 21.45 WITA. Polisi kini masih menyelidiki penyebab kematian warga negara asing tersebut.

Kasi Humas Polres , Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari, membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Korban pertama kali diketahui oleh rekannya, seorang WN Prancis berinisial PK (53).

Yuni menjelaskan, PK datang ke rumah kontrakan korban sekitar pukul 20.30 WITA. Kedatangannya bertujuan mengambil seekor anjing yang berada di lokasi.

Saat tiba, PK mendapati pintu gerbang rumah dalam kondisi tidak terkunci. Ia kemudian masuk ke area kontrakan. Namun, ketika hendak membuka pintu utama, PK mencium aroma tidak sedap yang berasal dari dalam rumah.

“Hal itu membuat saksi berlari keluar rumah korban dan mencari bantuan kepada warga sekitar untuk melakukan pengecekan lebih lanjut,” kata Yuni saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2026).

PK bersama sejumlah warga dan Ketua Pecalang Desa Adat Canggu kemudian kembali melakukan pengecekan ke dalam rumah. Mereka menemukan VK telah meninggal dunia dalam kondisi jasad membusuk.

Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Kuta Utara kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Berdasarkan keterangan PK kepada polisi, dirinya terakhir kali bertemu langsung dengan korban pada Sabtu (26/9/2026) di kawasan Dalung, Kuta Utara.

PK diketahui telah mengenal korban sejak 2011. Ia juga sempat mencoba menghubungi VK sekitar lima hari sebelum jasad ditemukan, namun tidak mendapatkan respons.

“PK merupakan teman baik korban sejak tahun 2011. Sekitar lima hari lalu, saksi sempat menghubungi korban, tetapi tidak ada respons,” ujar Yuni.

Setelah dievakuasi dari lokasi, jenazah VK dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk menjalani pemeriksaan forensik.

Polisi menyatakan penyebab kematian korban hingga kini belum dapat dipastikan. Kondisi jasad yang telah membusuk juga membuat proses identifikasi awal menjadi lebih sulit.

“Penyebab kematian belum diketahui. Proses identifikasi awal sulit dilakukan karena kondisi jenazah yang sudah membusuk,” kata Yuni.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait