Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Hari Keenam Pencarian, Tim SAR Gabungan Maksimalkan Seluruh Peralatan dan Personel di Lapangan

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Bagus Kurniawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Suasana hari keenam saat pencarian dua dari tiga korban minibus yang jatuh di Sungai Lae Kombih, Selasa (29/4/2025). (Foto: Dok.Basarnas Medan)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Memasuki hari keenam operasi pencarian dua orang penumpang minibus yang terjun ke Sungai Lae Kombih, Kabupaten Pakpak Bharat, Tim SAR Gabungan terus memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki, pada Selasa (29/4/2025).  

Upaya pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir sepanjang aliran sungai serta menggunakan drone thermal.

Tim SAR Gabungan terdiri dari personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan (Basarnas Medan), TNI, Polri, BPBD, Satgas SAR Subulussalam, relawan, serta masyarakat sekitar yang turut serta membantu proses pencarian. 

Baca Juga : Jasad Pemain Angklung yang Tenggelam di Sungai Musi Empat Lawang Ditemukan Mengapung 8,8 KM dari Lokasi Kejadian

Peralatan seperti perahu rafting, Aqua Eye, drone serta pencarian dengan scouting darat dikerahkan untuk menjangkau area-area sulit yang tidak dapat diakses dari permukaan.

Kepala Kantor Basarnas Medan, Hery Marantika, S.H., M.Si., selaku Search Mission Coordinator (SMC) menyampaikan bahwa seluruh upaya telah dimaksimalkan agar korban segera ditemukan.

“Kami telah mengerahkan seluruh potensi dan peralatan SAR yang ada. Tim di lapangan bekerja sejak pagi hingga menjelang malam, menyusuri setiap titik yang berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban. Kami juga terus melakukan evaluasi harian untuk menentukan strategi terbaik dalam pelaksanaan pencarian,” ucapnya saat pencarian dua dari tiga korban minibus yang jatuh di Sungai Lae Kombih, Selasa (29/4/2025).

Baca Juga : Remaja Hanyut di Sungai Belawan Akhirnya Ditemukan Meninggal oleh Tim SAR Gabungan

Beliau juga mengapresiasi semangat kebersamaan dan koordinasi yang solid antara seluruh unsur yang terlibat.

“Sinergi antara Basarnas, dengan seluruh stakeholder potensi SAR dan masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan operasi SAR di medan yang cukup menantang ini,” jelasnya.

Operasi pencarian akan dilanjutkan esok pagi dengan harapan kedua korban dapat segera ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga : Operasi Modifikasi Cuaca BNPB Dukung Percepatan Penanganan Longsor Cilacap

Basarnas Medan juga mengimbau masyarakat sekitar untuk melaporkan apabila menemukan tanda-tanda atau petunjuk yang dapat membantu proses pencarian. 

(cw2/nusantaraterkini.co)