Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Harga Minyak Mentah WTI Berjangka Naik ke sekitar US$ 63,1 Per Barel Dipicu Ketegangan Geopolitik

Editor:  Team
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
harga minyak mentah WTI berjangka naik ke sekitar US$ 63,1 per barel di pasar spot. Ini memperpanjang kenaikan untuk sesi kedua berturut-turut di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung. 

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan Selasa (3/62025) harga minyak mentah WTI berjangka naik ke sekitar US$ 63,1 per barel di pasar spot.

Ini memperpanjang kenaikan untuk sesi kedua berturut-turut di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung. 

BACA JUGA: Harga Minyak Mentah Dunia Menguat Sekitar 1,5% ke Posisi Tertinggi dalam Dua Pekan Terakhir

Putaran kedua perundingan perdamaian langsung antara Rusia dan Ukraina pada hari Senin (2/6/2025) gagal menghasilkan kemajuan substansial. 

Kondisi ini meredam harapan untuk resolusi konflik yang telah berlangsung selama 3 tahun. 

BACA JUGA: Harga Minyak Mentah Turun 0,37% Bersandar di Level US$ 59,02 Per Barel Dipicu Ancaman Baru Sanksi AS

Seperti dikutip Tradingeconomics, Selasa (3/6/2025), perundingan itu terjadi sehari setelah meningkatnya tensi, ketika Ukraina melancarkan serangan pesawat tak berawak ke pangkalan udara Rusia. 

Sementara itu, OPEC+ mempertahankan peningkatan produksi pada bulan Juli pada tingkat yang sama dengan dua bulan sebelumnya. 

Ini meredakan kekhawatiran akan peningkatan pasokan yang lebih besar yang dapat menekan harga. 

Selain itu, dolar AS yang lebih lemah meningkatkan daya tarik komoditas berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) seperti minyak mentah. 

Dolar AS jatuh di tengah ketegangan perdagangan yang baru, menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menggandakan tarif impor baja dan aluminium, di samping meningkatnya ketidakpastian atas kesepakatan perdagangan AS dan Tiongkok.

(wiwin/nusantaraterkini.co)