Nusantaraterkini.co, MEDAN - Harga emas dunia masih melanjutkan tren penguatan pada perdagangan awal pekan ini. Ketidakpastian perdagangan dan geopolitik menjadi pemicu utama menguatnya harga emas.
Di sesi perdagangan sore harga emas dunai ditransaksikan dikisaran $5.092 per ons troy, atau sekitar 2.76 juta per gram. Pelaku pasar tengah fokus pada pernyataan Presiden AS yang mengancam akan menaikkan tarif impor ke Kanada sebanyak 100 persen.
Selain itu, kata Pengamat Ekonomi Gunawan Benjamin, ketegangan di timur tengah, serta ketidakpastian geopolitik antara AS dengan eropa.
Baca Juga : Harga Emas Antam Hari Ini 3 Februari 2026 Anjlok Rp183 Ribu, Cek Rinciannya!
“Tidak berhenti disitu, resiko penutupan pemerintahan AS kembali muncul setelah ada rencana pemblokiran RUU pendanaan oleh partai demokrat. Kombinasi sentimen negatif tersebut membuat investor cenderung mengakumulasi emas dibandingkan dengan asset berharga lainnya,” katanya seperti rilis yang diterima nusantaraterkini.co pada Senin (26/1/2026).
Sementara itu, mata uang rupiah pada perdagangan hari ini ditutup menguat di level 16.770 per US Dolar. Rupiah menguat di tengah memburuknya sejumlah indikator keuangan AS seperti USD index dan imbal hasil US Treasury 10 tahun.
“Fokus pelaku pasar selanjutnya tertuju pada kebijakan moneter Bank sentral AS atau The Fed di pekan ini,” ujarnya.
Baca Juga : Harga Emas Antam Hari Ini 2 Februari Rebound, Naik Rp167 Ribu ke Rp3.027.000
Seiring dengan penguatan Rupiah, sambungnya, IHSG pada perdagangan hari ini ditutup menguat 0.27 persen di level 9.058. Padahal, katanya, mayoritas bursa saham di Asia ditutup melemah pada perdagangan hari ini.
“Walau demikian, IHSG sempat ikut terseret arus pelemahan dan menyentuh level terendahnya 8.923, dan sempat berada di level tertingginya 9.058,” pungkas Gunawan Benjamin.
(Akb/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : AS Ngotot Kuasai Greenland, Harga Emas Tembus $5.000 Per Ons
- harga emas hari ini
- emas cetak rekor tertinggi
- harga emas USD 5.092 per ons
- emas dunia menguat
- ketidakpastian geopolitik global
- tarif impor AS Kanada
- pernyataan Presiden AS
- safe haven emas
- ketegangan geopolitik timur tengah
- USD Index melemah
- imbal hasil US Treasury
- rupiah menguat hari ini
- IHSG ditutup menguat
- kebijakan moneter The Fed
- pasar keuangan global
